SportlinkNews - Russell Westbrook kembali menorehkan tinta emas dalam perjalanan panjang kariernya di NBA.
Guard veteran Sacramento Kings itu menambah deretan prestasi individu dengan menembus posisi ke-16 daftar pencetak poin terbanyak sepanjang masa.
Prestasi terbarunya itu kian menegaskan posisinya sebagai salah satu pemain paling komplet dalam sejarah liga.
Baca Juga: Konyol, Nick Kyrgios Taklukkan Aryna Sabalenka dalam Battle of the Sexes
Momen bersejarah itu terjadi saat Kings menghadapi Los Angeles Lakers, Minggu malam lalu, 28 Desember 2025, waktu setempat.
Meski Sacramento harus menelan kekalahan 101-125, Westbrook tetap mencuri sorotan setelah melampaui catatan poin milik legenda Atlanta Hawks, Dominique Wilkins.
Sebuah layup di kuarter keempat memastikan Westbrook naik satu tingkat dalam daftar elite pencetak angka NBA.
Baca Juga: Persijap Main Jelek Jadi Wajar Dibantai Persebaya
Dengan tambahan poin tersebut, total poin karier Westbrook kini mencapai 27.671. Ia kini membidik target berikutnya, yakni catatan Oscar Robertson, yang mengoleksi 26.710 poin sepanjang kariernya.
Jika konsistensi Westbrook terjaga, pencapaian itu bukan hal mustahil untuk dilewati.
Sehari sebelumnya, Westbrook lebih dulu mencatatkan dua tonggak sejarah lainnya.
Baca Juga: Kapan Tim Sepak Bola Mengalami Krisis? Penelitian Ini Menjawabnya
Dalam kemenangan Kings atas Dallas Mavericks 113-107, ia sukses melampaui Magic Johnson untuk menempati posisi ketujuh daftar assist terbanyak sepanjang masa NBA.
Assist ke-10.142 dicetak pada kuarter pertama, sebelum ia menambah tujuh assist lain dan menutup laga dengan total 10.149 assist sepanjang karier.
Catatan tersebut semakin mengesankan jika melihat perbandingan dengan Magic Johnson, yang mengoleksi 10.141 assist dalam 906 pertandingan.
Baca Juga: Arteta Ultimatum Arsenal Perlu Lebih Tenang untuk Menyelesaikan Pertandingan
Westbrook kini mencapainya dalam 1.268 laga, menegaskan konsistensi performanya di level tertinggi selama lebih dari satu dekade.
Tak berhenti di situ, Westbrook juga resmi menjadi pemain ke-14 dalam sejarah NBA yang mencatatkan 2.000 steal.
Dengan rata-rata 1,5 steal per pertandingan musim ini, ia berpeluang terus merangsek naik dan menyalip nama-nama besar seperti Mookie Blaylock dan Karl Malone dalam waktu dekat.
Baca Juga: Lefundes Sorot Kesalahan Pemain dan Wasit Usai Borneo FC Ditekuk Malut United
Peraih gelar MVP NBA 2017 dan sembilan kali All-Star itu memang dikenal sebagai pemain dengan energi tanpa henti.
Ia juga tiga kali memimpin liga dalam kategori assist, dan musim ini masih berpeluang menyalip Mark Jackson serta Steve Nash dalam daftar assist sepanjang masa.