basket

Spurs Hancurkan Thunder, Wembanyama Bawa Final Barat ke Gim Penentuan

Jumat, 29 Mei 2026 | 16:48 WIB
Bintang San Antonio Spurs, Victor Wembanyama mengalami gegar otak setelah terjatuh dengan wajah terlebih dahulu saat dilanggar oleh Jrue Holiday di Gim 3 playoff. (upi.com)

SportlinkNews - San Antonio Spurs menjaga asa menuju Final NBA 2026 setelah menghancurkan Oklahoma City Thunder 118-91 pada Gim 6 Final Wilayah Barat, Kamis, 28 Mei waktu setempat.

Penampilan dominan Victor Wembanyama menjadi pembeda sekaligus memaksa seri berlanjut ke gim penentuan.

Wembanyama tampil luar biasa dengan mencatatkan 28 poin, 10 rebound, tiga blok, dua steal, dan dua assist.

Baca Juga: Jadi Pelatih Persib yang Baru Igor Tolic Langsung Siapkan Program Kerja Intensif

Bintang muda asal Prancis itu langsung panas sejak awal laga dengan mencetak tiga tripoin di kuarter pertama, termasuk dua tembakan dalam 86 detik pembuka pertandingan.

Pelatih Spurs, Mitch Johnson, sebelumnya menegaskan bahwa timnya membutuhkan Wembanyama melepaskan lebih dari 15 tembakan dan mencetak lebih dari 20 poin untuk bisa menang atas Thunder.

Sang pemain menjawab tantangan itu bahkan sebelum turun minum.

Baca Juga: Tekad Kuat Eksel Runtukahu Menjawab Panggilan Timnas Indonesia

"Semangat dan keinginannya untuk berada di garis depan sangat luar biasa. Dia menerima tanggung jawab itu dan terus berkembang sepanjang musim," kata Johnson.

Wembanyama sendiri menilai kemenangan tersebut lahir dari kepercayaan tim terhadap permainan mereka. "Saya percaya pada permainan dan percaya pada dewa-dewa basket," ungkapnya.

Selain dominasi Wembanyama, akurasi tembakan tiga angka Spurs menjadi faktor penting kemenangan.

Baca Juga: Dukungan Persikmania Terus Mengalir Meski Kalah di Laga Kandang, Bikin Bos Persik Kediri Terharu

San Antonio memasukkan 15 dari 41 percobaan tripoin dan mencatatkan 14 assist dari total tembakan tiga angka yang masuk. Pergerakan bola cepat membuat para shooter Spurs mendapatkan banyak ruang terbuka.

Sebaliknya, Thunder tampil buruk dari perimeter. Oklahoma City hanya mencetak 10 tripoin dengan persentase 25 persen.

Shai Gilgeous-Alexander gagal memasukkan seluruh lima percobaan tripoinnya dan hanya menorehkan 15 poin dengan akurasi tembakan 33,3 persen.

Baca Juga: Timnas Malaysia Menerima Kabar Buruk: Bintang Jepang Tolak Dinaturalisasi

Spurs juga tampil disiplin dalam bertahan. Setelah Thunder sempat mendekat hingga selisih delapan poin pada kuarter ketiga, San Antonio langsung melesat lewat momentum 20-0 yang mengubah skor menjadi 92-64.

Selama rentetan tersebut, Thunder gagal mencetak poin dari 13 percobaan beruntun.

"Ketika kami fokus di pertahanan dan menghentikan serangan mereka, semuanya terasa lebih sederhana," ujar guard Spurs, Stephon Castle.

Baca Juga: Nadal Butuh Tequila untuk Berciuman dengan Shakira

Castle turut memberi kontribusi besar lewat 16 poin dan sembilan assist. Rookie Dylan Harper juga tampil impresif dengan 18 poin, enam rebound, dan empat assist. Devin Vassell menambahkan 12 poin lewat empat tripoin.

Harper juga mencatatkan rekor impresif sebagai rookie Spurs musim ini. Ia menjadi salah satu dari lima rookie dalam sejarah NBA yang mampu membukukan minimal 200 poin, 70 rebound, 50 assist, dan 20 steal dalam satu playoff.

Pencapaian itu membuat Harper sejajar dengan sejumlah nama besar seperti Magic Johnson, Manu Ginobili, dan Jayson Tatum.

Baca Juga: Juventus Ucapkan Selamat Tinggal kepada Bernardo Silva, Kalah Cepat dengan Barcelona 

Kini Spurs hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk kembali ke Final NBA untuk pertama kalinya sejak menjadi juara pada 2014.

Halaman:

Tags

Terkini