basket

Brunson Antar Knicks Akhiri Puasa Gelar 53 Tahun, Juara NBA 2026.

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:50 WIB
New York Knicks, juara baru NBA 2026. Menang 94-90 di Gim 5 Final, Sabtu, 13 Juni waktu setempat, Knicks unggul 4-1 atas San Antonio Spurs.

SportlinkNews - Penantian panjang selama lebih dari lima dekade akhirnya berakhir.

New York Knicks resmi menahbiskan diri sebagai juara NBA 2026 setelah menaklukkan San Antonio Spurs 94-90 pada Gim 5 Final NBA, Sabtu waktu setempat.

Di balik keberhasilan bersejarah itu, sosok Jalen Brunson kembali tampil sebagai pembeda dan memastikan gelar pertama Knicks sejak 1973.

Baca Juga: Suporter Edan! Gowes Sepeda 25.000 Km Demi Mendukung Jerman di Piala Dunia 2026

Dalam sebuah seri final yang sarat drama dan pertarungan ketat, Knicks sekali lagi menunjukkan identitas mereka sebagai tim yang tak pernah menyerah.

Sempat tertinggal dua digit angka di beberapa fase pertandingan, tim asuhan Mike Brown tetap mampu menjaga ketenangan hingga akhirnya membalikkan keadaan pada kuarter keempat.

Brunson menjadi tokoh utama kemenangan tersebut. Guard yang kemudian dinobatkan sebagai MVP Final itu membukukan 45 poin, termasuk 29 poin pada babak kedua dan 15 poin di kuarter terakhir.

Baca Juga: Siap Jadi Andalan Shin Tae-yong, Paulo Ricardo Pilih Perpanjang Masa Bakti di Persija

Saat Knicks tertinggal 73-83 dengan kurang dari delapan menit tersisa, Brunson mengambil alih permainan dan mencetak 10 poin beruntun untuk menyamakan kedudukan menjadi 83-83.

Momentum berbalik sepenuhnya ketika tembakan jumper Brunson dari jarak 12 kaki masuk dengan sisa waktu 1 menit 5 detik, membawa Knicks unggul 90-88.

Ia menuntaskan pertandingan dengan akurasi impresif, memasukkan 14 dari 27 percobaan tembakan, empat tripoin, serta 13 dari 16 lemparan bebas.

Baca Juga: Bantai Paraguay 4-1, Kapten Amerika Serikat Ingatkan Tim Tetap Membumi

"Brunson adalah Brunson. Jika berbicara tentang basket New York, dia adalah sosok itu," ujar pelatih Knicks, Mike Brown.

Dominasi Brunson semakin terasa karena kontribusi rekan-rekannya tidak maksimal. Selain dirinya, seluruh pemain Knicks hanya menghasilkan total 49 poin. Namun di saat tim membutuhkan penyelamat, Brunson kembali hadir sebagai jawaban.

Di kubu Spurs, rookie Dylan Harper tampil mengesankan dengan torehan 25 poin, lima rebound, dan empat assist.

Baca Juga: Sudahi Penantian 36 Tahun, Skotlandia Bersiap Lawan Brasil dan Maroko

Pemain muda yang digadang-gadang menjadi bagian inti masa depan San Antonio itu bahkan mencatatkan sejarah sebagai rookie pertama sejak 1993 yang mampu mencetak lebih dari satu pertandingan Final dengan minimal 20 poin.

Sementara itu, Victor Wembanyama menutup laga dengan 19 poin, 14 rebound, dan lima blok. Meski tampil dominan sepanjang seri, bintang asal Prancis tersebut mengakui timnya gagal memanfaatkan keunggulan yang dimiliki.

"Margin kesalahan sangat tipis. Kami mendominasi sebagian besar seri, tetapi setiap kesalahan yang kami buat dihukum dengan sangat keras," kata Wembanyama.

Baca Juga: Perjudian Pemain Muda Popovic Bawa Australia Jinakkan Turki

Knicks sendiri harus menghadapi berbagai kesulitan sepanjang pertandingan. Karl-Anthony Towns hanya mencetak dua poin dan terpaksa meninggalkan lapangan lebih awal akibat masalah foul.

OG Anunoby juga kesulitan menemukan ritme permainan setelah dibatasi lima pelanggaran.

Di tengah situasi tersebut, Mikal Bridges dan Josh Hart memberikan kontribusi penting. Bridges menyumbang 14 poin, sementara Hart menambahkan 13 poin dan delapan rebound.

Baca Juga: Jepang Ingin Juara Piala Dunia: Hanya Janji Kosong, atau Akan Membawa Kejayaan bagi Asia?

Mitchell Robinson juga berperan besar lewat 10 rebound, termasuk satu offensive rebound krusial pada kuarter keempat yang membantu Knicks mempertahankan momentum kebangkitan.

Keberhasilan ini semakin istimewa karena Knicks mencatatkan sejarah baru di NBA.

Halaman:

Tags

Terkini