Manajemen Satria Muda Pertamina Jakarta juga melepas Manuel Pena Garces. Ini lantaran Satria Muda hanya menang sembilan kali dari 15 pertandingan.
Untuk tim sekelas Satria Muda, dengan komposisi pemain juara liga dan MVP, serta didukung pemain asing berkualitas, sembilan kemenangan dari 15 laga bukan hasil yang bagus.
Ditambah lagi, mereka juga sempat kalah dari Satya Wacana Salatiga, yang tidak pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah liga profesional Indonesia.
Baca Juga: Harapan Tinggi Jorge Martin ke Ducati: Jika Mereka Tidak Menginginkan Saya, Saya akan...
Sebagai gantinya, manajemen mengembalikan Youbel Sondakh sebagai pelatih kepala yang selama ini menempati jabatan sebagai associated coach.
Pergantian ini diharapkan bisa menyelamatkan Satria Muda, sekaligus mengamankan posisi mereka di zona playoffs musim ini.
Pada pekan ke-12, semua tim sudah melewati separuh perjalanan. Mereka bersaing untuk mendapatkan posisi di delapan besar klasemen.