SportlinkNews - Pelatih kepala Islam Makhachev, Javier Mendez, mengungkapkan bahwa laga tersulit yang pernah dilalui anak didiknya di ajang UFC adalah saat menghadapi Dustin Poirier.
Penilaian ini terbilang menarik, mengingat Makhachev juga pernah terlibat dalam beberapa duel keras lainnya, termasuk melawan Alexander Volkanovski dan Adriano Martins.
Makhachev, yang telah menjalani total 17 pertandingan di bawah bendera UFC, memiliki rekam jejak impresif dengan hanya satu kekalahan dalam karier profesionalnya yang mencakup 28 pertarungan.
Baca Juga: Hansi Flick Bakal Rombak Sektor Pertahanan yang Mengejutkan untuk Melawan Inter
Namun, menurut Mendez, duel kontra Poirier pada 2024 menjadi ujian paling berat bagi sang juara bertahan kelas ringan.
Dalam wawancaranya yang dikutip dari Sport-Express.ru, Mendez menyatakan bahwa pertandingan menghadapi Poirier jauh lebih berat dibanding duel melawan Volkanovski maupun saat mengalami kekalahan satu-satunya dari Adriano Martins.
“Mungkin duel lawan Dustin Poirier adalah yang paling berat dalam karier Makhachev,” ujar Mendez.
Baca Juga: Legenda Real Madrid Sebut Nama Pemain Barcelona, tapi Bukan Lewandowski atau Lamine Yamal
Meskipun laga pertama melawan Volkanovski memaksa Makhachev bertarung hingga lima ronde penuh dan menimbulkan perdebatan mengenai hasil akhirnya, Mendez menilai laga itu belum seberat ketika Makhachev melawan Poirier.
Bahkan, ia menyebutkan bahwa kekalahan dari Martins terjadi begitu cepat dan tidak memberikan dampak signifikan secara fisik maupun mental.
"Dia hanya merasa nyaman di ronde pertama. Setelah itu, semuanya berjalan sangat sulit," tambah Mendez.
Pertarungan Makhachev melawan Poirier yang berlangsung hingga ronde kelima benar-benar menguji daya tahan dan strategi sang petarung.
Pertarungan yang hampir ditentukan oleh keputusan juri itu akhirnya dimenangkan Makhachev melalui teknik brabo choke, yang membuat Poirier menyerah di detik-detik terakhir laga.
Artikel Terkait
Bologna 1-1 Juventus: Menciptakan Persaingan Sengit untuk Posisi Keempat
Chelsea 3 Liverpool 1: Cole Palmer Merusak Pesta Gelar setelah Menjaga Kehormatan dari Cemoohan
Tudor: Juventus Berubah untuk Bologna, Puas dengan Satu Poin
KONI Pusat dan Chandra Asih Edukasi Operasi Semut di Jakarta Martial Arts Extravaganza 2025
Cetak 4 Gol 3 Pertandingan, Penyerang Vietnam-Amerika Patut Diwaspadai Timnas Indonesia di SEA Games