Merespons hal ini, Mendez membuka kemungkinan pertarungan tersebut bisa terwujud, dengan syarat Topuria terlebih dahulu mampu mengalahkan Oliveira.
“Satu-satunya pertarungan menarik untuk Islam di kelas ringan hanyalah melawan Topuria,” tegas Mendez.
“Tentu saja, itu jika Ilia berhasil mengalahkan Charles.”
Menurut Mendez, selain Topuria, tidak ada lagi lawan yang layak atau menarik bagi Makhachev di kelas ringan.
Maka dari itu, potensi pertarungan melawan Topuria disebutnya sebagai satu-satunya laga yang bisa memancing semangat kompetitif sang petarung asal Dagestan itu.
“Jika pertarungan itu terjadi, ini bukan sekadar duel antara petarung besar melawan yang kecil."
"Ini akan menjadi duel antara dua monster,” ujar Mendez.
Baca Juga: PON Bela Diri Digelar Oktober di Kudus Tanpa Biaya Pemerintah
Dengan hanya tiga pertarungan tersisa dalam kariernya, masa depan Islam Makhachev di UFC kian menarik untuk diikuti.
Apakah ia akan menutup kariernya sebagai juara dua divisi atau kembali ke kelas lama untuk menjawab tantangan baru? Waktu yang akan menjawabnya.
Artikel Terkait
Jelang Perhelatan Liga 1 PSSI, Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri Lakukan Risk Assesment Stadion Sepak Bola
Imran Nahumarury dan Yeyen Tumena Dipecat dari Malut United FC, Dirk Soplanit: Kami Ingin Menyelamatkan Klub
Carlos Pena Berlabuh di Persita, Ditargetkan Bawa Pendekar Cisadane Masuk Tiga Besar Liga 1 2025/26
Jadi Incaran Klub Lain, Bernardo Tavares Dipastikan Tetap Bertahan di PSM Makassar Jelang Liga 1 2025/26
Menunggu Sanksi Berakhir, Yuran Fernandes Tetap Memperkuat PSM Makassar di Liga 1 2025/26