“Ilia adalah petarung dengan pukulan paling keras yang pernah saya hadapi,” ujar Oliveira seperti dikutip dari Championat.com.
Baca Juga: Rodrygo Jadi Target Liverpool jika Luis Diaz Hengkang Musim Panas Ini
“Saya pernah menerima pukulan dari petarung tangguh seperti Justin Gaethje, Dustin Poirier, dan Michael Chandler."
"Mereka pernah menjatuhkan saya, tetapi tidak sampai membuat saya KO seperti ini,” katanya lagi.
Kekalahan ini sekaligus menjadi pengalaman pertama Oliveira kalah KO dalam laga MMA profesionalnya.
Baca Juga: PSG Tak Terkalahkan? Botafogo Buktikan Sebaliknya di Piala Dunia Klub 2025
Rekor cemerlangnya selama ini akhirnya ternoda, dan membuka jalan bagi Topuria untuk naik ke panggung utama UFC.
Di sisi lain, kemenangan ini menjadi pencapaian besar bagi Topuria.
Debutnya di kelas ringan langsung ditandai dengan kemenangan meyakinkan atas mantan juara dunia.
Baca Juga: Hasil Piala Presiden 2025: Port FC Juara Grup B Kandaskan Dewa United FC
Topuria pun kini naik ke peringkat satu petarung pound-for-pound UFC, menggeser Islam Makhachev.
Dominasi Topuria dalam pertarungan ini mempertegas posisinya sebagai bintang baru di UFC.
Sementara Oliveira harus mengevaluasi langkah kariernya ke depan setelah kekalahan paling berat sepanjang kariernya.
Artikel Terkait
PSG Lolos ke Final Piala Dunia Klub, tapi Masih Merugi dari Belanja Pemain
Persija Datangkan Gelandang Bertahan Asal Brasil untuk Mengarungi Super League 2025/26
Yunus Nusi Jabat Komisaris Angkasa Pura, Siap Dorong Kolaborasi untuk Sepak Bola Nasional
Usai Piala Presiden 2025 Persib Bakal Jalani Pemusatan Latihan di Thailand
Bernadine Anindya Jadi Pasangan Baru Dejan di Ganda Campuran, Debut di Vietnam Open 2025