Pasalnya, Chimaev dijadwalkan untuk menghadapi juara kelas menengah, Dricus Du Plessis, dalam laga penentuan gelar.
Baca Juga: Malaysia Gagal ke Semifinal ASEAN Cup U-23 2025, Nafuzi Zain Tetap Bangga
Di sisi lain, Chimaev tidak tinggal diam atas tudingan tersebut.
Melalui media sosial, petarung asal Chechnya itu memberikan bantahan.
Ia mengklaim bahwa bukan dirinya yang lebih dahulu menghubungi pasangan Costa.
Baca Juga: Jorge Martin Mengaku Dirinya Seperti di Rumah Saat Berada di Paddock Aprilia
“Dialah yang mengirim pesan kepadaku, Habibi,” tulis Chimaev sebagai respons terhadap pernyataan Costa.
Seorang penggemar bahkan sempat menantang Chimaev untuk menunjukkan bukti pesan yang dimaksud.
Namun, Chimaev mengklaim bahwa pasangan Costa telah menghapus semua isi percakapan tersebut, sehingga ia tidak bisa memperlihatkannya.
Baca Juga: PSSI Ungkap Alasan Patrick Kluivert Hadiri Laga Timnas U23 Indonesia di ASEAN Cup U23 2025
Meski demikian, di atas oktagon, Paulo Costa berhasil menunjukkan performa impresif saat menghadapi Roman Kopylov di UFC 318.
Costa menang telak dengan keputusan angka mutlak: 30-27 dari ketiga juri.
Kemenangan itu kian memperkuat niatnya untuk menantang Chimaev, terlepas dari apakah duel mereka akan terjadi atau tidak.
Hingga kini, belum ada kepastian jadwal mengenai kemungkinan pertarungan antara keduanya.
Namun, drama antara Costa dan Chimaev menunjukkan bahwa rivalitas pribadi bisa menjadi pemicu yang kuat dalam dunia pertarungan, bahkan lebih dari sekadar ambisi perebutan gelar.
Artikel Terkait
Bermain Apik, Center Dewa United Banten Joshua Ibarra Diganjar IBL The Finals MVP 2025
Inter Milan Sambut Pabrikan Mobil Listrik BYD sebagai Mitra Otomotif Global yang Baru
Dari Benfica ke Real Madrid, Alvaro Carreras Memulai Petualangan Barunya di Santiago Bernabeu
Timnas U23 Indonesia Diuntungkan Waktu Istirahat Jelang Semifinal ASEAN Cup 2025
Simak Nih, Jadwal Pertandingan yang Bakal Dijalani Real Madrid di LaLiga Sepanjang Musim 2025/26