Lebih lanjut, Du Plessis menegaskan bahwa ia berambisi menjadi orang pertama yang memutus rekor kemenangan beruntun Chimaev.
Baca Juga: Liverpool Awali Musim dengan Kemenangan, Mohamed Salah Ukir Rekor Spesial di Laga Perdana
Pernyataan ini menegaskan fokusnya pada prestasi di oktagon, bukan sekadar rivalitas verbal.
Ketegangan antara keduanya sempat memanas jelang UFC 319, dengan Chimaev dan Du Plessis beberapa kali saling menyentil, termasuk di media sosial.
Namun, Chimaev menegaskan bahwa ia tidak terlalu mempermasalahkan perseteruan verbal tersebut.
Bagi Si Serigala, pertarungan nyata jauh lebih penting daripada kata-kata di luar oktagon.
"Apakah bercandaan yang dia lempar pada saya lucu? Kenapa tidak lucu? Itu lucu-lucu saja," ujar Chimaev.
Ia juga menambahkan bahwa ia senang berinteraksi di media sosial, meski tidak selalu paham cara memanfaatkannya sepenuhnya.
Baca Juga: Jay Idzes Masih Dikandangin Pelatih Sassuolo Fabio Grosso di Laga Pembuka Coppa Italia 2025
Chimaev menegaskan kesiapan maksimalnya untuk duel besok.
"Mengapa orang-orang Rusia tidak boleh tidur malam ini? Itu karena kami akan menyuguhkan pertarungan yang luar biasa. Setelah duelnya beres, kalian semua boleh tidur," ucapnya.
"Kami akan mengerahkan semuanya di oktagon," tutupnya.
Pertemuan antara Khamzat Chimaev dan Dricus du Plessis di UFC 319 diprediksi menjadi pertarungan kelas menengah yang menegangkan.
Dengan reputasi dan motivasi masing-masing, duel ini menjadi salah satu laga yang paling dinanti penggemar MMA di musim ini.
Artikel Terkait
Gol Chiesa dan Salah Bawa Liverpool Kalahkan Bournemouth di Pertandingan Pembuka Liga Primer 2025/26
Debut Hugo Ekitike di Liga Primer: Cetak Gol dan Assist yang Bikin Liverpool Unggul
Kemenangan Liverpool Ternoda, Aksi Pelecehan Rasis Dialami Semenyo di Anfield
Penghormatan untuk Diogo Jota dan Andre Silva di Laga Liverpool vs Bournemouth
Kemenangan Menghampiri Genoa, Sassuolo, Lecce, dan Empoli di Babak Pertama Coppa Italia