"Situasinya benar-benar berbeda saat sudah berada bersamanya di dalam oktagon,” kata Mendez.
Baca Juga: Thom Haye Bangga Perkuat Timnas Indonesia, Janji Berikan Kontribusi Maksimal
Meski demikian, Mendez tetap memberikan penghargaan pada kemampuan JDM.
Ia mengakui lawannya kali ini bukan hanya piawai dalam pukulan dan KO, melainkan juga memiliki grappling yang patut diperhitungkan.
Hal itu berkat bimbingan Craig Jones, salah satu grappler kelas dunia yang dikenal sebagai pelatih elite.
Baca Juga: Achmad Jufriyanto Kembali Merumput, Persib Bandung Tambah Kekuatan di Lini Belakang
“JDM punya permainan ground yang sangat bagus."
"Bersama Craig Jones, seorang guru hebat yang telah melatih juara-juara dunia, tentu dia akan menjadi lawan yang tangguh,” ucap Mendez.
Namun, keyakinan penuh tetap berada di pihak Makhachev.
Baca Juga: Gerald Vanenburg Kecewa Usai Timnas U-23 Indonesia Ditahan Laos di Kualifikasi Piala Asia
Mendez menyebut timnya punya sosok istimewa dalam hal grappling, yakni Khabib Nurmagomedov, yang dianggapnya sebagai yang terbaik sepanjang masa.
“Craig Jones memang hebat. Tetapi saya punya ace grappling terbaik sepanjang masa, Khabib Nurmagomedov."
"Dengan adanya Khabib di staf pelatih kami, saya tidak khawatir siapa pun yang akan dihadapi Islam,” tegasnya.
Pertarungan akbar antara Jack Della Maddalena dan Islam Makhachev akan digelar di Madison Square Garden, New York, pada 15 November 2025.
Duel ini dipastikan menjadi salah satu yang paling dinantikan karena akan mempertemukan agresivitas JDM dengan kekuatan penuh dari Makhachev yang tengah mencoba peruntungan di kelas welter.
Artikel Terkait
Inter Milan Gandeng Ultima Markets sebagai Mitra Regional Resmi di Asia
Catatan Apik Pekan Keempat Super League 2025/26 yang Hanya Menggelar Enam Pertandingan
Ini Rencana Strategis Bojan Hodak Rekrut Eliano Reijnders Masuk Persib
Yamaha Andalkan Top Speed, tapi Akui Sulit Konsisten di MotoGP Catalunya
Pemain Prancis Ini Jadi Pelengkap Legiun Asing Persib di Super League 2025/26