Senjata kedua yang disebut sang manajer adalah kecepatan.
Baca Juga: Persib Bandung Hadapi Jadwal Padat, Bojan Hodak Siapkan Rotasi Pemain
Imavov dinilai memiliki keunggulan dalam hal gerak kaki dan kecepatan pukulan, yang bisa menyulitkan lawan, terutama petarung dengan gaya gulat agresif seperti Chimaev.
“Dia memiliki kecepatan yang luar biasa, baik dari segi gerak kaki maupun pukulannya."
"Kecepatan itu membuatnya mampu mengimbangi bahkan pegulat terbaik, karena ia juga piawai dalam mengatur waktu dan jarak,” jelas Benabdelouahed.
Baca Juga: Akane Hentikan Langkah Putri KW, Tunggal Putri Indonesia Habis di China Masters 2025
Sementara itu, senjata ketiga yang dianggap penting adalah IQ bertarung.
Menurut Benabdelouahed, Imavov bukan hanya mengandalkan strategi yang dirancang sebelum pertarungan, tetapi juga mampu beradaptasi dengan cepat terhadap situasi yang terjadi di dalam oktagon.
“Nassourdine punya kemampuan membaca lawan dengan baik."
Baca Juga: Dukungan Publik Tinggi, Patrick Kluivert Dapat Kepercayaan Bawa Garuda ke Piala Dunia
"Semua strategi tidak akan berjalan jika tidak didukung naluri bertarung yang kuat."
"Ia banyak belajar dari pengalaman sparring, dan itu membentuk kecerdasannya dalam bertarung,” ujarnya.
Imavov, yang dijuluki The Sniper, secara terbuka mengutarakan keinginannya menantang Chimaev untuk memperebutkan sabuk juara.
Kini, ia tinggal menunggu keputusan resmi dari CEO UFC, Dana White.
Artikel Terkait
Sebuah Ode untuk Memphis Depay: Sang Bapak Sepak Bola x Musik
Napoli Kalah, Antonio Conte Curhat: Menghadapi City dengan Sebelas Pemain Saja Sudah Sulit
Debut Positif Marcus Rashford dan Joan Garcia Tuai Pujian
Emporio Armani Jadi Mitra Pakaian Resmi Terbaru Skuat Napoli
Malut United dan Madura United Ngotot Raih Tiga Poin di Pekan ke-6 Super League, Siapa Bakal Menang?