SportlinkNews - Magomed Ankalaev, petarung asal Dagestan yang satu daerah dengan Khabib Nurmagomedov, akan kembali naik oktagon pada UFC 320 akhir pekan ini, Minggu (5/10/2025).
Duel yang sudah lama dinantikan tersaji saat Ankalaev berhadapan dengan Alex Pereira dalam perebutan sabuk juara kelas berat ringan.
Pertarungan ini bukan sekadar soal gelar, tetapi juga gengsi dan aroma balas dendam.
Baca Juga: Forever Reds Berikan Donasi untuk Perawatan Anak-anak dan Penderita Demensia
Pada pertemuan sebelumnya, Maret lalu, Ankalaev berhasil mengalahkan Pereira.
Hal tersebut membuat laga ulangan ini kian sarat tensi karena Pereira tentu ingin membalas kekalahan.
Menjelang duel besar itu, gaya bertarung Ankalaev mendapat sorotan dari Kamaru Usman, mantan juara kelas welter UFC.
Baca Juga: Jebolan Pemain Timnas Indonesia Buka Akademi Sepak Bola Demi Melahirkan Pesepak Bola yang Tangguh
Usman menilai gaya Ankalaev berbeda dibandingkan petarung Dagestan lain yang identik dengan dominasi gulat, termasuk Khabib Nurmagomedov.
“Saya masih tidak mengerti kenapa orang-orang menilai gulat Ankalaev sama seperti pegulat Dagestan lainnya. Padahal dia berbeda,” kata Usman dikutip dari Championat.
Menurut Usman, Ankalaev memiliki pendekatan yang lebih variatif.
Baca Juga: Data dan Fakta Menarik Jelang Duel Chelsea vs Liverpool, Arne Slot Hindari Kekalahan Beruntun
Alih-alih fokus pada teknik gulat dan bantingan, ia justru mengandalkan striking berupa pukulan dan tendangan.
Gaya ini membuat lawan kehabisan tenaga secara perlahan, hingga akhirnya tidak mampu melanjutkan pertarungan.
Artikel Terkait
Haaland Ungkap Detail Memalukan Tentang Pacarnya
3 Pemain Terkaya di Dunia: Ronaldo dan Messi Masih Harus Menghormati Sosok Istimewa
Alo Berkolaborasi dengan Bintang NBA Jimmy Butler untuk Kolaborasi Sepatu Pertamanya
Rapat Pleno KONI Kaltim Bahas Musorprov, Rusdi Tegaskan Takkan Maju Periode Kedua
Di Tengah Skandal Pemain Naturalisasi, Sepak Bola Malaysia Mendapat Kabar Baik dari AFC