SportlinkNews - Petarung asal Australia, Jack Della Maddalena, menjadi sorotan jelang duel akbar melawan Islam Makhachev pada ajang UFC 322.
Nama Della Maddalena tengah naik daun setelah berhasil merebut sabuk juara kelas welter pada bulan Mei lalu usai menaklukkan Belal Muhammad.
Kini, petarung berusia 29 tahun itu siap mempertahankan gelarnya melawan salah satu jagoan terkuat di UFC.
Baca Juga: Piala Dunia U-17 2025: Jepang Hampir Lolos, Indonesia Kejar Keajaiban
Della Maddalena dikenal sebagai petarung dengan kemampuan tinju mematikan.
Sejak awal karier profesionalnya, ia telah mencatat 12 kemenangan KO, menunjukkan betapa dahsyatnya kekuatan pukulannya.
Gaya bertarungnya yang agresif dan akurat menjadikannya salah satu pemukul paling berbahaya di divisi welter saat ini.
Menjelang pertarungan melawan Makhachev, kemampuan tinju Della Maddalena menjadi bahan pembicaraan di kalangan pengamat dan legenda UFC.
Salah satunya datang dari Michael Bisping, mantan juara UFC yang menilai bahwa banyak pihak belum sepenuhnya menghargai kualitas tinju petarung asal Australia tersebut.
“Rasanya banyak orang kurang menghormati Jack Della Maddalena,” kata Bisping dikutip dari Championat.
Baca Juga: Shi Yu Qi Kalah Mengejutkan di China National Games 2025
“Sejak dua kekalahan awalnya, dia tidak pernah lagi tumbang di atas oktagon."
Artikel Terkait
Data dan Fakta Menarik Menjelang Duel Manchester City vs Liverpool di Etihad
Anfield Ciptakan Rekor Baru Jumlah Penonton Terbanyak di Benua Eropa
Arsenal Kehilangan Rekor Clean Sheet, Mikel Arteta Merasakan Sakit di Perutnya
Egoisme Erling Haaland Hadapi Liverpool, Hanya Memikirkan Diri Sendiri untuk Fokus pada Pertandingan
Hasil Super League: PSM Makassar Unggul Tipis dari Dewa United, Hilman Syah Gacor di Bawah Mistar