Namun, keberanian Chimaev menantang Pereira dianggap sebagai sinyal bahwa dirinya siap menghadapi siapa pun.
Baca Juga: Indonesia U-17 Wajib Menang Besar untuk Jaga Asa Lolos, Nova Tekankan Permainan Agresif
Chimaev sendiri masih menunggu lawan baru setelah kemenangan impresifnya di UFC 319.
Dalam laga tersebut, ia berhasil menaklukkan Dricus du Plessis pada 17 Agustus 2025, memperpanjang rekor kemenangannya di pentas UFC.
Sejak saat itu, berbagai nama mulai dikaitkan dengannya sebagai calon lawan berikutnya.
Baca Juga: Kesulitan di Juventus, Jonathan David Justru Dinobatkan Pemain Terbaik CONCACAF 2025
Salah satu yang sempat muncul adalah Nate Diaz, meski rumor itu meredup karena Diaz tengah dalam proses pemulihan cedera.
“Dia sudah selesai, kirim dia ke Chechnya untuk rehabilitasi,” kata Chimaev sambil menyindir.
Belakangan, petarung peringkat dua kelas menengah, Nassourdine Imavov, juga disebut sebagai kandidat lawan Chimaev.
Baca Juga: Garuda Muda Siap Tempur Kontra Honduras U-17, Nova: Lolos Bukan Satu-Satunya Tujuan
Imavov tengah berada dalam performa apik setelah menumbangkan Caio Borralho di UFC Fight Night 258 pada September lalu.
Selain itu, nama Sean Strickland, mantan juara kelas menengah, juga mencuat sebagai opsi lain.
Mantan juara dunia jiu-jitsu, Luke Rockhold, bahkan menilai Strickland bisa menjadi ujian tersulit bagi Chimaev.
Baca Juga: Sassuolo Bungkam Atalanta 3-0, Jay Idzes Jadi Tembok Kokoh di Lini Belakang
“Saya tidak suka mengatakannya, tapi Strickland mungkin akan menang. Dia sangat tangguh dan sulit dikendalikan di atas matras,” ujar Rockhold.
Artikel Terkait
Timnas Indonesia Vs Mali, Tiket Bisa Dibeli Hari Ini dengan Harga Terjangkau
Media Italia Memuji Aksi Keren Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes di Serie A
Siapa yang Lebih Cocok Pakai Setelan Jas daripada David Beckham?
Lionel Messi Kembali Rasakan Main Bareng Kakak-Adik, Kali Ini Mac Allister Bersaudara
Hasil Review Cabor: Menpora Bidik 82-90 Emas, Indonesia Incar Tiga Besar di SEA Games 2025