Menurut Tsarukyan, kemenangan ini menunjukkan kualitas Makhachev yang kini berada di level tertinggi sepanjang kariernya.
“Dia berada di level berbeda sekarang, dia dalam masa primenya,” lanjutnya.
Dengan dominasi Makhachev di kelas welter, Tsarukyan mengaku sulit membayangkan siapa yang mampu menghentikan sang juara baru tersebut.
Ia menyebut bahwa bahkan para petarung terbaik di kelas 170 pon pun berisiko tak mampu memberikan perlawanan berarti.
Baca Juga: Timnas Vietnam Menerima Kabar Baik dari FIFA Setelah Penampilan Gemilang Nguyen Xuan Son
Tsarukyan sendiri bukan sosok yang asing dengan kekuatan Makhachev.
Pada 2019 lalu, ia pernah merasakan kerasnya perlawanan dari Makhachev ketika keduanya masih bertarung di kelas ringan.
Dalam duel tiga ronde tersebut, Tsarukyan harus mengakui keunggulan Makhachev lewat kemenangan angka.
Baca Juga: Australian Open 2025: Alwi Farhan Pulangkan Wakil India
Terlepas dari komentar Tsarukyan, Islam Makhachev kini diperkirakan akan menikmati masa istirahat setelah puasa panjang mengikuti jadwal pertarungan intens.
Keberhasilannya menembus kelas welter dan merebut gelar menjadi pencapaian penting yang menambah panjang rekam jejaknya sebagai salah satu petarung paling dominan di UFC saat ini.
Dengan kemenangan ini, Makhachev tidak hanya mempertegas reputasinya dalam dunia MMA, tetapi juga membuka babak baru dalam kariernya di divisi yang lebih besar dan kompetitif.
Baca Juga: Tyson Fury Simpan Balas Dendam untuk Trilogi dengan Oleksandr Usyk
Pertanyaan selanjutnya, seperti yang disampaikan Tsarukyan, adalah siapa petarung yang benar-benar mampu menantang sang juara bertahan di masa mendatang.
Artikel Terkait
Inter dan AC Milan Khawatir, Nama-Nama Besar Semakin Diragukan untuk Derby
Pengacara Kritik Federasi Sepak Bola Malaysia karena Bersikeras, Banding Tidak Berguna
Pesepak Bola Wanita Terseksi di Dunia Dibobol Maling
Barcelona Kehilangan Pemain Belakang Selama 4 Bulan
Pernah Dikalahkan Timnas Indonesia, Curacao Lolos Ke Piala Dunia 2026