Borsoi bahkan menyebut Toprak berjalan lebih cepat dari ekspektasi, mengingat ini merupakan hari pertamanya mencoba motor MotoGP.
Baca Juga: Pemain Terkenal Liga Inggris Memutar Video Pacarnya di Bus, Seluruh Tim Terkejut
Ia menilai Toprak masih dalam tahap awal, namun sudah menunjukkan indikator kuat sebagai pembalap kompetitif.
Salah satu aspek yang membuat Borsoi terkesan adalah kemampuan pengereman Toprak.
Menurutnya, keahlian tersebut sudah terlihat jelas meski ada perbedaan teknik antara Superbike dan MotoGP.
Di MotoGP, pembalap umumnya harus melakukan pengereman lebih singkat, namun data menunjukkan Toprak sudah memahami hal itu dan mampu mengaplikasikannya secara efisien.
Hal ini menjadi salah satu kekuatan utamanya sejak bergabung.
Melihat performa pada tes perdana ini, Borsoi tampak optimistis terhadap perkembangan Toprak.
Baca Juga: Timnas Vietnam Menerima Kabar Baik dari FIFA Setelah Penampilan Gemilang Nguyen Xuan Son
Ia bahkan menyebut bahwa pembalap bernomor start 7 itu belum mengerahkan seluruh kemampuannya.
Artinya, Toprak masih memiliki potensi yang bisa ditingkatkan dalam tes-tes berikutnya.
Jika perkembangan ini berlanjut, bukan tak mungkin ia menjadi salah satu rival kuat Marc Marquez pada musim 2026.
Baca Juga: Australian Open 2025: Alwi Farhan Pulangkan Wakil India
Namun, Borsoi mengakui masih ada beberapa aspek yang perlu disesuaikan Toprak.
Artikel Terkait
Inter dan AC Milan Khawatir, Nama-Nama Besar Semakin Diragukan untuk Derby
Pengacara Kritik Federasi Sepak Bola Malaysia karena Bersikeras, Banding Tidak Berguna
Pesepak Bola Wanita Terseksi di Dunia Dibobol Maling
Barcelona Kehilangan Pemain Belakang Selama 4 Bulan
Pernah Dikalahkan Timnas Indonesia, Curacao Lolos Ke Piala Dunia 2026