SportlinkNews - Mantan juara kelas bantam UFC, Sean O’Malley, melontarkan dugaan bahwa pihak UFC sengaja melindungi Ilia Topuria agar sang petarung dapat mempertahankan sabuk juara kelas ringan lebih lama.
Menurut O’Malley, UFC melihat nilai komersial dan daya tarik Topuria sebagai sosok baru yang menghidupkan divisi 155 pon.
Sejak menjadi juara pada Juni lalu, Ilia Topuria memang membawa dinamika berbeda di kelas ringan.
Baca Juga: Lionel Messi Samai Rekor Ferenc Puskas Usai Bawa Inter Miami Hajar Cincinnati 4-0
Petarung asal Spanyol-Georgia tersebut dikenal memiliki kemampuan striking eksplosif, sesuatu yang memutus era panjang dominasi para spesialis grappling.
Sebelumnya, Khabib Nurmagomedov menguasai sabuk pada 2018–2021, Charles Oliveira pada 2021–2022, lalu Islam Makhachev meneruskan dominasi hingga 2025.
Khabib dan Makhachev dikenal berasal dari disiplin sambo, sementara Oliveira adalah jagoan Brazilian Jiu-jitsu pemegang rekor submission terbanyak di UFC.
Baca Juga: Indonesia Kirim Lima Wakil dari Empat Sektor ke BWF World Tour Finals 2025
Kondisi itu berpotensi berubah berkat kebangkitan Arman Tsarukyan, petarung Armenia yang disebut kembali menghidupkan era grappling.
Usai rencana duel ulang melawan Makhachev batal, Tsarukyan mencatat kemenangan impresif atas Dan Hooker pada UFC Qatar lewat kuncian di ronde kedua.
Kemenangan tersebut mengokohkan posisinya sebagai penantang gelar nomor satu.
Baca Juga: Pep Guardiola Mengincar Rumah Mewah, Selangkah dari Tempat Tinggal Mantan
Meski demikian, O’Malley menilai UFC tidak akan langsung mempertemukan Tsarukyan dengan Topuria.
“Arman tidak main-main. Arman vs Ilia adalah duel menarik,” ujar O’Malley kepada EssentiallySports.
Artikel Terkait
Kembali Setelah 811 Hari, Paul Pogba Bermimpi Bermain untuk Prancis di Piala Dunia 2026
Cristiano Ronaldo Mengejutkan Penggemar dengan Tendangan Salto
Reaksi Xabi Alonso Usai Real Madrid Tak Pernah Menang Dalam Tiga Pertandingan Terakhir
James Harden Cetak 55 Poin untuk LA Clippers, Detroit Pistons Raih 12 Kemenangan Beruntun
Pulisic Tegaskan Maignan 100 Persen Pantas Menjadi Man of the Match dalam Derby Milan