“Kalau sekarang, terlalu terburu-buru untuk membicarakan duel antara Paddy dan Ilia.”
Baca Juga: Pelatih Alaves Terkejut Facundo Garces Terlibat Pemalsuan Dokumen Naturalisasi Timnas Malaysia
Lebih jauh, Poirier menyebut nama Max Holloway sebagai lawan ideal untuk menguji kapasitas Pimblett.
Menurutnya, duel melawan Holloway akan menjadi pertarungan seru sekaligus tolak ukur sebenarnya bagi The Baddy.
“Pasangkan Paddy dengan Max. Itu akan jadi laga yang luar biasa dan bisa menunjukkan level sebenarnya dari Paddy,” ujar Poirier.
Baca Juga: Presiden Barcelona Dituduh Melakukan Penipuan Terkait Komisi Transfer
Ia bahkan menambahkan, Holloway juga punya opsi menarik lain seperti melawan Dan Hooker.
“Saya penggemar keduanya, dan saya tahu pertarungan itu akan sangat menghibur.”
Sementara itu, masa depan Topuria sendiri masih belum dipastikan.
Baca Juga: Klasemen Liga Inggris: Liverpool Tak Goyah Meski Tersandung di Palace
UFC hingga kini belum mengumumkan siapa lawan berikutnya bagi petarung asal Spanyol tersebut.
Bahkan, muncul spekulasi Topuria mungkin menunggu hasil duel antara Islam Makhachev dan Jack Della Maddalena di UFC 322.
Jika Makhachev kalah, peluang terbuka bagi sang juara lightweight untuk turun dan menghadapi Topuria.
Dengan situasi ini, Poirier menegaskan bahwa UFC sebaiknya tidak terburu-buru memberikan kesempatan besar kepada Pimblett.
Baginya, membangun jalur yang lebih terukur akan lebih sehat bagi karier The Baddy sekaligus menjaga kualitas pertarungan kelas ringan.