beladiri

Jelang UFC 320, Kamaru Usman Bongkar Gaya Duel Magomed Ankalaev

Jumat, 3 Oktober 2025 | 21:30 WIB
Magomed Ankalaev disebut Kamaru Usman berbeda dari petarung Dagestan lain. Ia lebih suka mengandalkan striking ketimbang gulat. (X.COM/TAYLORJOHN41431)

“Dia punya gaya sendiri. Dia bisa membuat kaki lawan lelah, lalu sedikit demi sedikit menjatuhkan mereka,” lanjut Usman.

Baca Juga: Chelsea vs Liverpool, Marc Cucurella Siap Petik Kemenangan di Stamford Bridge

Usman menambahkan, dalam pertarungan pertama melawan Pereira, Ankalaev terlihat tidak terlalu mengandalkan teknik bantingan.

Hal ini menunjukkan bahwa ia lebih nyaman dengan gaya bertarung berdiri, mengandalkan keahlian dalam striking yang sudah diasah selama bertahun-tahun.

“Magomed bukan tipe pegulat Dagestan yang terus menyerang, membanting, lalu menghabisi lawan di bawah."

Baca Juga: Jadwal Pertandingan Liga Primer Pekan Ketujuh, Tersaji Duel Sengit Chelsea dan Liverpool

"Kita bisa melihat dia kesulitan membanting Pereira di laga pertama. Dia adalah petarung hebat, tukang pukul dan tendang yang sangat berpengalaman,” jelas Usman.

Lebih jauh, Usman menyebut bahwa Ankalaev paham risiko strategi bantingan berulang kali.

Menurutnya, gaya itu justru bisa menguras energi dirinya sendiri.

Baca Juga: Nike Menghidupkan Kembali Sepak Bola Kandang dengan Pertarungan Feed the Phantom

Oleh karena itu, Ankalaev lebih memilih cara yang efektif: menyerang dengan kombinasi pukulan dan tendangan hingga lawan kelelahan.

“Ankalaev sadar jika terlalu sering membanting lawan, justru dia sendiri yang akan cepat kehabisan tenaga,” tambah Usman.

Dengan karakteristik gaya bertarung seperti ini, publik UFC menantikan bagaimana Ankalaev akan menghadapi perlawanan Pereira kali ini.

Baca Juga: Seni dan Ilmu Bulu Tangkis: Perpaduan Keterampilan, Strategi, dan Kecepatan

Apakah ia kembali berhasil mendominasi lewat striking, atau justru Pereira bisa membalikkan keadaan dengan strategi berbeda?

Halaman:

Tags

Terkini