“Tidak, saya ingin melihat Pereira menghadapi pertarungan besar seperti melawan Jon Jones,” kata Dariush, dikutip dari MMA News.
“Dia sudah berusia 38 tahun, mungkin sedang mempertimbangkan untuk pensiun. Saya tidak ingin dia dianiaya oleh Khamzat.”
Baca Juga: Patrick Kluivert Terancam Dipecat, PSSI Bisa Keluarkan Kompensasi Rp22 Miliar
Lebih lanjut, Dariush menyebutkan bahwa kemampuan gulat Chimaev jauh berbeda dari Ankalaev, lawan terakhir Pereira.
Jika berhadapan dengan petarung asal Chechnya itu, peluang Pereira untuk bertahan dinilai sangat kecil.
“Cara Khamzat bergulat sangat berbeda dengan Ankalaev,” jelas Dariush.
Baca Juga: FIBA EuroBasket 2025 Cetak Rekor Baru, Impresi Media Sosial Tembus 9,2 Miliar
“Ankalaev punya gaya Greco, lebih banyak kuncian tubuh dan tidak terlalu agresif. Sementara Khamzat benar-benar berkomitmen saat menggulat."
"Dia bisa menjatuhkan lawan, menguasai punggung, dan mendominasi sepenuhnya.”
Dariush menegaskan bahwa kemampuan gulat eksplosif milik Chimaev dapat menjadi ancaman besar bagi Pereira yang dikenal lebih kuat di striking.
Baca Juga: Terungkap! Ini Penyebab Shin Tae-yong Dipecat PSSI Menurut Andre Rosiade
“Ankalaev tidak punya kemampuan gulat seperti itu,” tegasnya.
Hingga kini, UFC belum mengumumkan jadwal pertarungan baru untuk Alex Pereira pasca kemenangan di UFC 320.
Meski begitu, petarung asal Brasil tersebut telah menyatakan keinginannya untuk menghadapi Jon Jones dalam duel super fight yang disebut-sebut bisa digelar di UFC White House.
Baca Juga: IBL Rilis Regulasi 2026: Pertahankan Format Home and Away, Komposisi Pemain Diperbarui