beladiri

PBWI: PON Bela Diri 2025 Jadi Momentum Kebangkitan Wushu Nasional

Sabtu, 25 Oktober 2025 | 23:27 WIB
Salah satu pertandingan sengit Wushu nomor Sanda pada PON Bela Diri 2025 di Djarum Arena, GOR Kaliputu, Kudus, Sabtu, 25 Oktober 2025. (PON Bela Diri)

SportlinkNews - PON Bela Diri 2025 di Kudus menjadi pengisi kekosongan kompetisi yang sangat dibutuhkan oleh cabang olahraga wushu.

Ajang yang berlangsung pada 24–26 Oktober di Djarum Arena, GOR Kaliputu, Kudus itu dinilai menjadi momentum penting bagi para atlet untuk kembali menunjukkan kemampuan terbaik mereka setelah lama berlatih tanpa wadah pertandingan.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Wushu Indonesia (PBWI), Ngatino dalam sesi bincang-bincang di media center PON Bela Diri. 

Baca Juga: Hasil Super League: Bermain dengan 10 Orang Persik Kediri Tahan Imbang PSM Makassar

Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terselenggaranya PON Bela Diri ini, karena menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana penting untuk membangkitkan semangat atlet sekaligus menjaring potensi baru dari berbagai daerah.

"PON Bela Diri Kudus 2025 menjadi bagian dari pengamatan kami dalam menilai dan merekrut atlet pelatnas berdasarkan rekam jejak pertandingannya," ujar Ngatino.

PBWI menjadikan data hasil pertandingan di PON Bela Diri sebagai bahan pertimbangan utama dalam proses pemanggilan atlet menuju pelatnas.

Baca Juga: Ratusan Petinju Muda Adu Skill di Kejurnas Sulteng 2025

Dengan begitu, ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga bagian dari proses talent scouting nasional.

Ngatino menambahkan, meski belum semua pengurus provinsi mengirimkan atlet secara penuh di PON Bela Diri ini karena wushu belum merata di seluruh Indonesia, antusiasme tetap tinggi. 

"Beberapa atlet pelatnas memang tidak diizinkan tampil karena masih menjalani pemusatan latihan di China, namun penampilan dari daerah seperti Jawa Timur, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Bali menunjukkan potensi besar," tuturnya.

Baca Juga: TMJ Akui Sulit Lepas dari Hukuman FIFA atas Kasus Pemain Naturalisasi Malaysia

Ia juga menyoroti peningkatan performa sejumlah daerah. Jawa Timur, misalnya, berhasil memperbaiki posisi klasemen perolehan medali dan kini menempati peringkat ketiga berkat kontribusi dari cabang wushu. 

Sementara itu, persaingan di posisi pertama dan kedua masih berlangsung ketat hingga hari terakhir penyelenggaraan.

"Bagi kami, PON Bela Diri ini sangat penting untuk meningkatkan gairah berlatih para atlet sekaligus menjadi wadah pembinaan. Dengan adanya ajang seperti ini, pengprov bisa lebih semangat mempersiapkan atletnya sejak jauh hari," pungkasnya.

Tags

Terkini