SportlinkNews - Khamzat Chimaev kembali menegaskan dirinya siap menghadapi siapa pun yang disodorkan UFC setelah menyandang status juara baru kelas menengah.
Petarung yang dijuluki Si Serigala tersebut selama ini dikenal tidak pernah memilih-milih lawan dan selalu menerima tantangan yang datang.
Sepanjang kariernya, Chimaev tidak pernah tercatat menolak pertarungan.
Baca Juga: Data dan Fakta Menarik Duel Bayern Munchen vs Sporting CP di Matchday 6 Liga Champions 2025/26
Ketidakhadirannya dalam beberapa jadwal tarung beberapa tahun lalu terjadi bukan karena enggan bertarung, melainkan faktor kesehatan yang memaksanya absen sementara.
Kini sebagai penguasa kelas menengah UFC, Chimaev memiliki banyak pilihan lawan potensial.
Salah satu nama yang belakangan kerap dikaitkan adalah Nassourdine Imavov, petarung yang saat ini menempati peringkat kedua divisi tersebut.
Baca Juga: Timnas U-22 Indonesia Gagal, Persib Berpeluang Selamatkan Muka Sepak Bola Indonesia
Chimaev memandang duel melawan Imavov bukan hanya bergengsi dari sisi kompetitif, tetapi juga berpotensi menimbulkan drama di luar oktagon.
Latar belakang daerah asal yang berdekatan membuat pertarungan keduanya bisa menarik perhatian tambahan.
Sebagai informasi, Imavov lahir di Dagestan, Rusia dan saat ini memegang paspor Prancis.
Baca Juga: Liga Super Malaysia Lesu Tanpa Persaingan, Super League 2025-2026 Lebih Menegangkan
Sementara Chimaev merupakan petarung asal Chechnya, wilayah lain yang berada dalam lingkup geopolitik Rusia.
Ketegangan historis antara Dagestan dan Chechnya menjadi pertimbangan tersendiri bagi Chimaev.