Meski demikian, Chimaev mengaku tidak memiliki masalah pribadi dengan Imavov.
Baca Juga: Reli Dakar 2026 Siap Digelar, Sajikan Rute Menantang Gurun Pasir Arab Saudi Sepanjang 8.000 Km
Hubungan keduanya selama ini berlangsung baik, sehingga ia tidak melihat alasan untuk menghindari pertarungan jika jadwal tersebut resmi diberikan UFC.
"Dia adalah pria yang baik," ujar Chimaev, dikutip dari Championat.
"Kami saling mengenal satu sama lain...."
Baca Juga: SEA Games 2025: Persiapan PSSI Tak Terjawab, Timnas U-22 Indonesia Kalah Memalukan
Dalam pandangannya, latar belakang Imavov sebagai putra Dagestan berpotensi memicu dinamika lebih luas di kalangan penggemar dan komunitas bela diri campuran.
"Seperti yang diketahui, dia berasal dari Dagestan," ujarnya.
"Hal itu kemungkinan besar akan menimbulkan banyak sekali drama," lanjut Chimaev.
Meski demikian, ia menegaskan tidak akan menolak jika UFC memang menginginkan duel ini.
"Meski begitu, andai UFC yang meminta, maka saya takkan bilang tidak," tambahnya.
Imavov sendiri sedang berada dalam momentum luar biasa.
Baca Juga: Respon Himbauan Menpora, KONI dan KOI Laporkan Dualisme Kepengurusan Sepak Takraw Telah Kelar
Petarung berdarah Dagestan tersebut baru saja mencatat kemenangan besar pada November lalu dengan menumbangkan Caio Borralho, salah satu calon penantang gelar yang juga tengah naik daun.
Artikel Terkait
Jadwal Lengkap dan Klasemen Liga Champions Pekan Ini
Inter Milan Vs Liverpool: Tidak Ada Kesempatan Moh Salah Bermain
Arne Slot Terkejut Moh Salah Bilang Begini Jelang Melawan Inter di Liga Champions
Gelandang PSIM Donny Warmerdam Mulai Kembali ke Lapangan Jalani Latihan Ringan
Ian Puleio Jawab Kritikan Suporter Arema FC dengan Gol Perdananya ke Gawang Malut United FC