SportlinkNews - Mantan petarung Rusia, Oleg Taktarov, melontarkan klaim mengejutkan mengenai hubungan antara Bos UFC Dana White dan juara bertahan, Islam Makhachev.
Menurut Taktarov, ada dugaan bahwa Dana White “diam-diam ingin Islam Makhachev kalah”.
Pernyataan tersebut langsung menjadi sorotan karena Makhachev dikenal sebagai salah satu petarung paling dominan saat ini.
Baca Juga: Hitung-Hitungan Indonesia ke Semifinal SEA Games 2025 Usai Vietnam Kalahkan Malaysia
Hingga kini, sulit membayangkan Makhachev takluk di oktagon.
Alih-alih menunjukkan tanda-tanda melemah, petarung asal Dagestan itu baru saja menambahkan gelar bergengsi ke koleksinya.
Setelah mengalahkan Jack Della Maddalena, Makhachev kini memegang sabuk juara kelas welter serta mempertahankan statusnya sebagai pemegang gelar di kelas ringan.
Baca Juga: Dipimpin Arsenal, Delapan Tim Lolos ke Babak 16 Besar Liga Champions Usai Jalani Matchday 6
Kemenangan atas Della Maddalena juga memastikan Makhachev mempertahankan salah satu rekor terbesar dalam sejarah UFC.
Petarung berusia 33 tahun itu kini menyamai catatan legenda Anderson Silva dengan raihan 16 kemenangan beruntun.
Capaian inilah yang kemudian memicu komentar Taktarov.
Baca Juga: Usai Berpisah dari Coki Nieto, Mike Yanguas Bidik Peringkat Nomor Satu Dunia Padel
Dalam wawancara yang dikutip dari Championat, Taktarov menyebut bahwa dominasi Makhachev bisa dianggap kurang menguntungkan dari sisi bisnis UFC.
“Saya yakin bahwa Dana White tahu betul bahwa Merab kurang tertarik lawan Petr Yan,” ujarnya.