SportlinkNews - Tim bulutangkis Indonesia menutup perjalanan di Kejuaraan Dunia 2025 dengan torehan satu medali perunggu dari sektor tunggal putri melalui Putri Kusuma Wardani.
Langkah Putri terhenti di babak semifinal setelah dikalahkan Akane Yamaguchi dalam pertarungan tiga gim.
Hasil ini tentu belum sesuai dengan target PP PBSI yang menargetkan satu medali emas dari lima sektor yang ada.
Baca Juga: Putri KW Sumbang Perunggu, Akhiri 30 Tahun Paceklik Medali Tunggal Putri di Kejuaraan Dunia
Namun melihat perkembangan dari para atlet muda, berjalan sesuai program PBSI. Alwi Farhan dan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu adalah atlet-atlet muda Indonesia yang menjalani debut di Kejuraan Dunia 2025.
“Saya melihat kualitas permainan Alwi dan Jafar/Felisha meningkat cukup signifikan. Mereka memperlihatkan perlawanan yang sangat baik menghadapi pemain top dunia, bahkan mereka sebenarnya punya kans untuk memenangkan pertandingan tapi mereka memang masih membutuhkan pengalaman bertanding yang lebih banyak disamping tentunya penambahan teknik dan fisik dari hasi evaluasi pertandingan,” jelas Eng Hian selaku Kabid Binpres PP PBSI.
Putri Kusuma Wardani juga memperlihatkan track record yang menggembirakan baik dari pencapaian maupun dari segi kualitas permainan menghadapi pemain top dunia.
Baca Juga: Fiorentina Tawarkan Gelandang Real Madrid Setelah Juventus Mendekat
“Putri menurut saya sudah berada di fase yang dia sudah yakin dengan pola permainannya sendiri, tinggal kita menambah pengalaman bertanding. Kemudian mempersiapkan strategi yang lebih baik untuk menghadapi perubahan permainan lawan, contohnya seperti kemarin pada saat menghadapi Akane Yamaguchi. Untuk kekuatan fisik dan penambahan ketajaman teknik pukulan pastinya juga akan menjadi bagian yang akan ditambahkan,” ujar Eng Hian.
Sementara itu untuk penampilan pemain senior seperti Anthony Sinisuka Ginting, Gregoria Mariska Tunjung dan Bagas Maulana/Leo Rolly Carnando, Eng Hian melihat masih belum sesuai dengan kemampuan terbaik mereka.
“Ginting dan Grego sejauh ini sudah aman dari cedera dan penyakitnya. Saya berharap mereka bisa segera comeback dengan kualitas performa mereka sedangkan untuk Bagas/Leo saya akan mengadakan evaluasi dengan pelatihnya karena performa mereka di Kejuaraan Dunia ini tidak sesuai dengan harapan kami,” kata Eng Hian.
Baca Juga: Sepak Bola Malaysia Bersuara Pasca Krisis, Ingin Stabilkan Tim Nasional
Pekan depan tim Indonesia akan menghadapi tur Asia dimulai dengan Hong Kong Open (9-14 September), China Masters (16-21September) dan Korea Open (23-28 September).
Artikel Terkait
Pengamat: Performa Wakil Indonesia di Kejuaraan Dunia 2025 Belum Stabil, 80 Persen Masih Berproses
Ronaldo Cetak Rekor Super yang Sangat Sulit Dipecahkan
PP Pertina Resmi Dilantik, HBL Mendapat Pesan Penting
Liverpool Vs Arsenal: Tujuh Laga Kunci Jelang Pertemuan Akbar Liga Primer Inggris
Syahroni Diserbu Netizen, Dikira Ahmad Sahroni Anggota DPR RI