Kalah dari Unggulan Pertama, Ni Kadek Dhinda Akhiri Perjalanan di Semifinal Korea Masters

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Sabtu, 8 November 2025 | 21:56 WIB
Perjuangan tunggal putri Indonesia, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi akhirnya harus terhenti di babak semifinal Korea Masters 2025. (PBSI)
Perjuangan tunggal putri Indonesia, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi akhirnya harus terhenti di babak semifinal Korea Masters 2025. (PBSI)

SportlinkNews - Perjuangan tunggal putri Indonesia, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi akhirnya harus terhenti di babak semifinal Korea Masters 2025.

Dhinda kalah setelah melalui pertarungan ketat tiga gim melawan unggulan pertama asal Chinese Taipei, Chiu Pin-Chian. 

Bertanding di Wonkwang University, Iksan, Korea, Sabtu, 8 November 2025, Dhinda kandas dengan skor 21-19, 19-21, 8-21.

Baca Juga: Joan Mir Yakin Honda Bangkit, Akhiri Musim MotoGP 2025 dengan Tren Positif

Pada gim pertama, Dhinda tampil percaya diri dan berani mengambil inisiatif permainan. Ia memanfaatkan banyaknya kesalahan lawan dan berhasil menutup gim dengan kemenangan tipis 21-19.

"Tadi di gim pertama saya bermain all out aja dan asal masuk dulu. Lawan juga banyak mati sendiri dan buru-buru matiin bola, jadi saya tahanin dulu," ujar Dhinda.

Namun, pada gim kedua, situasi berbalik. Persaingan ketat terjadi hingga akhir permainan, tapi Dhinda mengaku kesulitan mengantisipasi bola serangan ke area belakang kirinya.

Baca Juga: Hasil Super League: Persis Solo Tahan Imbang PSIM Yogyakarta, Tandukan Cleylton Santos Jadi Penyelamat

"Di poin-poin akhir lawan kasih bola lob di belakang kiri saya, bolanya menyerang dan dalam banget, jadi banyak pengembalian saya yang melebar," jelasnya.

Memasuki gim ketiga, kondisi fisik Dhinda mulai menurun. Ia mengungkapkan sempat mengalami kendala pada kakinya akibat kapalan serta kelelahan setelah beberapa laga sebelumnya juga berlangsung tiga gim.

"Saya sudah berusaha semaksimal mungkin, tapi kaki saya kena kapalan dan sudah capek juga. Nafas sudah nggak beraturan karena dari kemarin mainnya rubber terus," kata Dhinda.

Baca Juga: Andrew Jung Bangga, Kemenangan Comeback Persib Lawan Selangor Jadi Momen Terindah

Meski gagal ke final, Dhinda tetap bersyukur bisa melangkah hingga semifinal turnamen level Super 300 tersebut. Ia bertekad memperkuat fisik, variasi pukulan, dan power untuk menghadapi turnamen berikutnya.

"Evaluasinya dari Korea Masters ini, musuhnya kuat-kuat dan nggak gampang mati. Jadi saya mau kuatin lagi fisik, variasi pukulan, dan power," ucapnya.

Dhinda akan melanjutkan perjuangannya di Kumamoto Masters Jepang 2025, yang merupakan turnamen level Super 500 pertamanya.

Baca Juga: Marc Marquez Disanjung Kevin Schwantz, Disebut Bisa Lewati Rekor Valentino Rossi

"Saya bakal main all out karena ini pertama kalinya saya main di Super 500. Terima kasih untuk masyarakat Indonesia atas support dan semangatnya. Semoga saya bisa jadi lebih kuat lagi ke depannya," tutupnya. 

Dengan terhentinya Dhinda maka Indonesia hanya mengirimkan satu wakil saja ke final Korea Masters melalui sektor ganda putra.m

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: PBSI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X