Dalam kondisi tertentu, ia bahkan harus menahan satu sisi tubuh, yang kemudian berdampak pada bagian lainnya karena akumulasi beban.
Berangkat dari pengalaman tersebut, Jonatan menempatkan aspek kesehatan sebagai prioritas utama dalam resolusinya.
Ia berharap ke depan dapat dijauhkan dari cedera sehingga kondisi tubuhnya benar-benar siap menghadapi padatnya kalender turnamen.
Baca Juga: Tradisi Emas Voli Putra Indonesia Terhenti di SEA Games 2025
"Sudah pasti ingin dijauhkan dulu dari cedera, karena tahun ini beberapa kali terkendala fisik yang membuat performa naik turun," tutur Jonatan dikutip dari rilis PBSI, Jumat, 19 Desember 2025.
"Masih ada beberapa bagian dalam badan yang berasa sakit, jadi ya tahun depan pertama kondisinya dulu harus oke agar permainan bisa kembali maksimal," tambahnya.
Menurutnya, fondasi fisik yang prima akan sangat menentukan kualitas permainan di lapangan. Dengan tubuh yang lebih siap dan stabil, Jonatan optimistis performanya bisa kembali keluar secara maksimal.
Baca Juga: Kelewat Mahal, Rencana Stadion Piala Dunia 2024 Arab Saudi Menghadapi Penundaan dan Pemangkasan Biaya
Resolusi tersebut menjadi fokus utama dalam persiapannya menyongsong musim berikutnya, dengan harapan konsistensi dan ketenangan bertanding dapat kembali menjadi kekuatannya di level tertinggi bulu tangkis dunia.
Artikel Terkait
Jonatan Christie Bangkit dan Tembus Semifinal Denmark Open 2025
Jonatan Christie Akhiri Rekor 20 Kemenangan Beruntun Shi Yu Qi di Denmark Open 2025
Masih Adaptasi Lapangan, Jonatan Christie Raih Kemenangan Perdana di French Open 2025
Jonatan Christie Bidik Hasil Maksimal di Hylo Open 2025 Demi Tiket ke BWF World Tour Finals
Jonatan Christie Tersingkir di Babak Pertama Australian Open, Fokus Langsung Beralih ke World Tour Finals 2025