SportlinkNews - Perjalanan tim putri Indonesia di fase grup Kejuaraan Beregu Asia 2026 (BATC 2026) resmi berlanjut ke babak perempat final sebagai runner-up Grup X usai kalah tipis 2-3 dari Jepang pada laga terakhir penyisihan grup, Kamis, 5 Februari 2026.
Dengan status juara grup, maka Indonesia akan bertemu dengan Thailand sebagai juara Grup Y, usai menang tipis 3-2 dari India di fase grup. India sendiri sebagai runner-up akan bertemu dengan Jepang sebagai juara Grup X ini.
Pada pertandingan melawan Jepang ini, Indonesia Indonesia mendapat tekanan sejak partai pembuka.
Wakil Negeri Sakura langsung membuka keunggulan setelah Riko Gunji tampil solid untuk menundukkan Thalita Ramadhani Wiryawan dalam dua gim langsung 14-21, 16-21.
Keunggulan awal tersebut membuat Jepang semakin percaya diri mengendalikan jalannya pertandingan. Namun, wakil Indonesia merespons lewat sektor ganda putri.
Pasangan Rachel Allessya Rose dan Febi Setianingrum menjadi penyeimbang di tengah dominasi lawan.
Baca Juga: Pembuktian Hansamu Yama Belum Habis
Dalam laga yang berlangsung ketat dan penuh adu mental, pasangan Indonesia itu berhasil mencuri poin setelah menang tipis di gim penentuan.
Kemenangan 21-12, 18-21, 23-21 atas Arisa Igarashi/Chiharu Shida tersebut menjadi titik balik yang menjaga asa Merah Putih tetap hidup. Kedudukan pun kembali imbang 1-1.
Rachel mengungkapkan bahwa ketenangan menjadi faktor kunci saat mereka berada dalam posisi tertekan.
Baca Juga: Resmi: Pemain Baru Juventus Masuk Skuad untuk Pertandingan Melawan Atalanta
Ketertinggalan cukup jauh di gim ketiga sempat menguji fokus, namun arahan pelatih untuk tetap percaya diri membuat mereka mampu bangkit secara perlahan.
Febi pun menegaskan pentingnya kesabaran dalam menghadapi momen krusial. Evaluasi dari gim sebelumnya membuat mereka memilih bermain lebih aman dan tidak terburu-buru mematikan bola, terutama saat reli panjang yang menentukan.
"Belajar dari gim kedua, kami sempat mengejar tetapi terlalu terburu-buru mematikan bola hingga banyak melakukan kesalahan," katanya.
Baca Juga: Turnamen Padel Team Showdown Jawa Barat 2026-Bandung Raya Series Siap Digelar
"Kemudian, di gim ketiga, pada poin-poin krusial kami memilih fokus mengejar dan mengembalikan bola terlebih dahulu, sesulit apa pun situasinya," imbuh Febi lagi.
Namun, Jepang kembali menjauh pada partai ketiga. Mutara Ayu Puspitasari kesulitan mengembangkan permainan saat berhadapan dengan Hina Akechi yang tampil agresif dan cepat.
Tekanan sejak awal laga membuat Mutiara tak mampu keluar dari situasi sulit hingga harus menyerah dalam dua gim langsung 2-21, 9-21.
Baca Juga: Rekrut Bek Brasil, Arema FC Lengkapi Kuota Pemain Asing
Keunggulan Jepang dipastikan pada partai keempat.
Pasangan Amallia Cahaya Pratiwi dan Siti Fadia Silva Ramadhanti berusaha memberi perlawanan, namun harus mengakui ketangguhan Kie Nakanishi dan Miyu Takahashi dalam duel yang berlangsung ketat dengan skor akhir 20-22, 16-21.
Meski hasil akhir tak lagi menentukan, Indonesia menutup laga dengan catatan positif.
Baca Juga: KONI DKI Jakarta Targetkan Juara Umum PON XXII 2028 NTT-NTB
Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi tampil tanpa beban dan berhasil menyumbangkan poin tambahan setelah menaklukkan Yuzuno Watanabe 21-6, 22-20.
Kemenangan tersebut memperkecil jarak sekaligus memberi suntikan kepercayaan diri jelang perempat final.
Dhinda menyebut keberanian bermain menyerang dan kemampuan beradaptasi dengan kondisi lapangan menjadi kunci keberhasilannya.
Dukungan rekan setim juga memberi dorongan besar untuk tampil maksimal, meski pertandingan sudah tidak berpengaruh pada hasil akhir.
Artikel Terkait
Pemain Muda Bersinar di Thailand Masters, Indonesia Optimistis Sambut BATC 2026
Tim Putra Indonesia Selangkah Lagi ke Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia (BATC) 2026
Tim Putri Indonesia Bidik Start Positif Hadapi Hong Kong di BATC 2026
Bangkit Usai Tertinggal, Putri Indonesia Kunci Tiket Perempat Final BATC 2026
Peta Kekuatan Menguat, Putra Indonesia Siap Rebut Puncak Grup di BATC 2026