SportlinkNews - Peta persaingan sektor putra Kejuaraan Beregu Asia 2026 mulai terlihat setelah delapan negara memastikan tiket ke perempat final usai menjalani dua laga fase grup.
Sisa satu duel terakhir yang akan menentukan status juara grup pada Kamis, 5 Februari 2026.
China, Thailand, Jepang, India, Indonesia, Malaysia, Taiwan, dan Korea Selatan menjadi tim-tim yang masih bertahan dalam perburuan gelar.
Baca Juga: Termasuk Indonesia, AFC Umumkan 6 Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
Sebaliknya, empat negara lainnya, Makau, Hong Kong, Singapura, dan Myanmar sudah dipastikan angkat koper lebih awal setelah gagal memetik kemenangan dari dua pertandingan yang dijalani.
Di Grup D, posisi tim bulu tangkis putra Indonesia sudah aman di zona delapan besar.
Kekalahan Myanmar dari Malaysia dengan skor 0-5 pada Rabu ini memberi kepastian langsung bagi skuad Merah Putih untuk melangkah ke perempat final. Myanmar pun tersingkir tanpa meraih satu pun kemenangan.
Baca Juga: Arsenal Singkirkan Chelsea, Arteta Tegaskan Target Juara
Laga terakhir melawan Malaysia kini berstatus penentu, bukan hanya soal gengsi regional, tetapi juga peluang strategis di babak selanjutnya.
Dengan format tiga tim per grup, hasil pertandingan kontra Malaysia akan menentukan siapa yang melangkah ke babak selanjutnya sebagai pimpinan klasemen di fase grup ini.
Indonesia dinilai berada di atas angin berkat komposisi pemain yang relatif stabil di sektor tunggal maupun ganda, meski tak menurunkan komposisi terbaik sepenuhnya.
Baca Juga: Ducati Catat Waktu Impresif Lewat Morbidelli dan Di Giannantonio, Aprilia Bawa Aero Baru
Sebaliknya, di atas kertas, Malaysia datang dengan kekuatan yang lebih minim pengalaman di level beregu Asia.
Status juara grup menjadi target penting karena membuka peluang menghindari pertemuan dini dengan China, unggulan pertama turnamen.
Jika Indonesia mampu menyapu bersih fase grup, mereka akan berada di paruh undian berbeda dengan China hingga setidaknya babak final.
Baca Juga: Gustavo Franca Nyaman di Posisi Baru, Siap Berikan Kontribusi Positif Bagi Arema FC
China sendiri masih memimpin Grup A dan dijadwalkan menghadapi Thailand pada laga terakhir untuk mengunci posisi puncak.
Sebagai dua unggulan teratas, Indonesia dan China berpeluang tidak saling berhadapan lebih awal jika sama-sama keluar sebagai juara grup.
Meski demikian, jalan Indonesia di perempat final dipastikan tidak ringan. Format silang antarkelompok membuat juara grup akan berhadapan dengan runner-up dari grup lain.
Baca Juga: Jude Bellingham Menangis Dihantam Cedera, Penggemar Inggris Khawatir
Dari calon lawan yang tersedia, nyaris tak ada opsi yang bisa dianggap enteng.
Taiwan dan Korea Selatan masih bersaing ketat di Grup B. Taiwan tetap berbahaya di sektor tunggal meski tanpa Chou Tien Chen, dengan keberadaan Lin Chun-Yi, Lee Chia Hao, dan Chi Yu Jen yang memiliki peringkat dunia tinggi.
Korea Selatan datang dengan senjata utama di sektor ganda putra, termasuk pasangan nomor satu dunia Kim Won-ho/Seo Seung-jae.
Baca Juga: Persebaya Waspada, Bali United Punya Keunggulan Pemulihan
Di Grup C, Jepang dan India juga saling mengincar posisi teratas. Jepang membawa kombinasi solid antara pemain tunggal seperti Kenta Nishimoto dan Koki Watanabe, serta ganda berpengalaman Takuro Hoki/Yugo Kobayashi.
India bahkan tampil dengan kekuatan penuh, diperkuat para pilar juara Thomas Cup 2022 seperti Lakshya Sen hingga duet Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty.
Artikel Terkait
Malaysia Andalkan Regenerasi, Indonesia Sambut Kembalinya Ginting di Kejuaraan Beregu Asia 2026
Pemain Muda Bersinar di Thailand Masters, Indonesia Optimistis Sambut BATC 2026
Tim Putra Indonesia Selangkah Lagi ke Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia (BATC) 2026
Tim Putri Indonesia Bidik Start Positif Hadapi Hong Kong di BATC 2026
Bangkit Usai Tertinggal, Putri Indonesia Kunci Tiket Perempat Final BATC 2026