Anton Soroti Inkonsistensi Ganda Putra, Enam Bulan Jadi Masa Evaluasi

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Selasa, 17 Februari 2026 | 22:07 WIB
Ganda Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana mengawali Indonesia Masters 2026 dengan hasil positif. Mereka akan bertemu sesama Indonesia untuk amankan perempat final. (PBSI)
Ganda Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana mengawali Indonesia Masters 2026 dengan hasil positif. Mereka akan bertemu sesama Indonesia untuk amankan perempat final. (PBSI)

SportlinkNews - Konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah sektor ganda putra Indonesia.

Pelatih ganda putra Indonesia, Antonius Budi Harianto, menyoroti fluktuasi performa sejumlah pasangan, termasuk Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana yang kerap tampil impresif di satu turnamen, namun menurun di ajang berikutnya.

Menurut Anton, persoalan tersebut bukan semata soal teknis, melainkan bagaimana menjaga fokus dan kualitas latihan di tengah jadwal turnamen yang beruntun.

Baca Juga: Jadwal Pertandingan Liga Champions Fase Gugur Diwarnai Laga Balas Dendam Benfica vs Real Madrid

"Saya selalu ingatkan mereka soal fokus saat turnamen. Turnamen itu berurutan, jadi latihannya harus benar-benar maksimal dan konsisten. Selain itu, saat pertandingan juga harus bisa menjaga stamina," ungkapnya.

Ia menegaskan, menjaga kondisi fisik dan intensitas latihan menjadi kunci agar performa tidak naik-turun, terutama ketika pemain harus tampil di beberapa turnamen secara beruntun.

Meski performa Leo/Bagas belum stabil sebagai pasangan, namun Anton memastikan belum ada rencana memisah keduanya dalam waktu dekat.

Baca Juga: Mental Baja Pemain Persita Jadi Kunci Kemenangan

Tim pelatih masih ingin memberi waktu dan melihat perkembangan mereka, terutama dalam rangkaian tur Eropa seperti All England Open, Swiss Open, dan Orleans Masters.

"Kita lihat dulu enam bulan. Sampai Indonesia Open atau Australia Open nanti kelihatan hasilnya," jelasnya.

Evaluasi tersebut juga berlaku bagi pasangan lain seperti Rahmat Hidayat/Rian Ardianto.

Baca Juga: Hasil Undian 16 Besar Piala FA Hadirkan Duel Sesama Kontestan Liga Primer

Anton menegaskan, dalam enam bulan pertama musim ini, tim pelatih akan memantau capaian, target, serta perkembangan performa masing-masing pasangan sebelum mengambil keputusan lebih lanjut.

"Nanti dari Januari sampai enam bulan ke depan kita lihat pencapaiannya sampai di mana. Dari situ bisa kelihatan," katanya.

Sementara itu, untuk Daniel Marthin yang baru saja sembuh dari cedera panjang, tim pelatih masih dalam tahap penjajakan.

Baca Juga: Debut Striker Persija Mauro Zijlstra di Super League Dinilai Ricky Nelson Belum Maksimal

Sejumlah opsi pasangan tengah dicoba, baik dengan pemain muda maupun yang lebih senior, untuk menemukan kombinasi terbaik.

"Kita masih cari-cari. Dicoba di latihan dulu, dilihat perkembangannya seperti apa," tutur Anton.

Target tinggi

Menghadapi tur Eropa, Anton memasang target tinggi, terutama di turnamen level Super 300 seperti Swiss Open dan Orleans Masters. Ia berharap ada gelar yang bisa dibawa pulang, meski mengakui persaingan ganda putra dunia sangat ketat.

Baca Juga: Atmosfer Ngeri Rams Park Tak Bikin Juventus Tertekan

"Target tentu juara di level 300. Tapi kita juga tahu persaingan ganda putra sangat ketat. Jadi yang penting persiapan maksimal dan siap tanding," tukasnya.

Untuk All England, Anton menilai persiapan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri relatif lebih ideal karena memiliki waktu latihan lebih panjang dibandingkan pasangan lain yang sebelumnya menjalani rangkaian turnamen di Asia.

Secara keseluruhan, Anton menekankan bahwa enam bulan pertama musim ini akan menjadi periode krusial untuk mengukur stabilitas performa setiap pasangan.

Dari situlah arah kebijakan, termasuk kemungkinan perubahan komposisi, akan ditentukan.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X