SportlinkNews - Ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, membuka langkah baru di Badminton Asia Championships 2026.
"Alhamdulillah bersyukur bisa melewati pertandingan hari ini dengan baik. Di akhir-akhir turnamen kemarin hasilnya agak kurang memuaskan, jadi kami fokus memperbaiki kesalahan," ucap Reza.
Sabar menambahkan, intensitas latihan di pelatnas menjadi modal penting untuk menghadapi tekanan dan meningkatkan kepercayaan diri.
Baca Juga: Neymar Bertaruh pada Piala Dunia 2026, tapi Begini Kondisinya
"Kami coba perbaiki kesalahan di All England, dan alhamdulillah berbuah manis di babak pertama ini. Semoga bisa konsisten di babak berikutnya," kata Sabar.
Dari hasil evaluasi All England, kegagalan mereka dikarenakan kurangnya sparring partner di masa persiapan.
Hal itu dinilai membuat mereka tidak merasakan ketatnya permainan dan atmosfer persaingan. Oleh karena itu, sejak Ramadan lalu, mereka telah mengajukan diri ke PBSI untuk menjadi sparring partner di Pelatnas PBSI mulai hari ketiga Lebaran.
Baca Juga: Malam Kekacauan di Madrid, dari Jalanan hingga Stadion Bernabeu
"Latihan di pelatnas jelas berkualitas, dengan kecepatan yang berbeda-beda. Kami berada pada level yang hampir sama, sehingga daya juang dan daya saingnya benar-benar sangat kompetitif," tambahnya.
Dengan kemenangan ini, Sabar/Reza melangkah ke babak 16 besar, mereka mengaku menjaga momentum positif dan membidik performa maksimal di turnamen bergengsi Asia ini.
Artikel Terkait
Hasil Drawing BAC 2026: Jalan Terjal Wakil Indonesia Sejak Babak Awal
Persaingan Asia Kian Ketat, Tunggal Putra Indonesia Siap Uji Mental di BAC 2026
Underperform di All England, Sabar/Reza Diminta Wajib Bangkit di BAC 2026
BAC 2026: Thalita Gugur, Harapan Indonesia Kini di Tangan Putri
BAC 2026: Bangkit dari Tekanan, Jafar/Felisha dan Amri/Nita Lolos, Dua Pasangan Gugur