Ubed Bikin Kejutan, Jonatan Melaju Mulus, Thalita Tersingkir di Malaysia Masters 2026

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Rabu, 20 Mei 2026 | 16:22 WIB
Tunggal muda Indonesia Moh Zaki Ubaidillah membuat kejutan dengan mengalahkan unggulan di babak pertama Malaysia Masters 2026, Rabu, 20 Mei, di Axiata Arena. (PBSI)
Tunggal muda Indonesia Moh Zaki Ubaidillah membuat kejutan dengan mengalahkan unggulan di babak pertama Malaysia Masters 2026, Rabu, 20 Mei, di Axiata Arena. (PBSI)

SportlinkNews - Kejutan langsung datang dari sektor tunggal putra Indonesia di hari pertama Malaysia Masters 2026.

Pebulu tangkis muda Moh Zaki Ubaidillah sukses mencuri perhatian usai menumbangkan unggulan kedelapan asal India, Lakshya Sen, pada babak pertama, Rabu, 20 Mei 2026. 

Bermain di Axiata Arena, Kuala Lumpur, pemain yang akrab di sapa Ubed ini, tampil berani dan menang dua gim langsung 21-17, 21-11.

Baca Juga: I League Umumkan Nominasi Penghargaan Super League 2025/26

Sejak awal pertandingan, pemain yang akrab disapa Ubed itu langsung tampil agresif dan tidak memberi banyak ruang kepada Lakshya untuk mengembangkan permainan.

Variasi serangan dan pertahanan rapat membuat wakil India kesulitan keluar dari tekanan.

Menariknya, Zaki mengaku sebenarnya sempat tegang ketika mengetahui harus langsung menghadapi unggulan pada babak pertama. Apalagi, performanya dalam beberapa turnamen sebelumnya belum terlalu maksimal.

Baca Juga: Arema FC Bakal Tampil All Out Menghadapi PSIM Yogyakarta Demi Perbaiki Peringkat Klasemen Akhir

"Alhamdulillah hari ini permainannya cukup baik dan diberi kemenangan tanpa cedera juga. Hasil yang tidak saya sangka sebenarnya karena dari awal pas lihat undian itu cukup berat harus melawan Lakshya Sen," ungkap Ubed.

Namun pengalaman tampil di Thailand pekan lalu ternyata, diakuinya, memberi pelajaran penting. Terutama soal kontrol emosi ketika permainan tidak berjalan sesuai rencana.

"Tapi dari pekan lalu di Thailand saya belajar bagaimana mengontrol emosi saya ketika permainannya tidak maksimal. Alhamdulillah tadi bisa dijalankan dengan baik dan bisa menang dengan baik juga," katanya.

Baca Juga: 10 Angka Penting Arsenal di Balik Gelar Juara Liga Primer Inggris

Ubed menegaskan bahwa dirinya datang dengan mental tidak ingin kalah sebelum bertanding. Modal persiapan dan keberanian bermain lepas menjadi kunci kemenangan atas Lakshya.

"Dari awal mindset saya harus tidak mau takut duluan. Saya tahu ini laga tidak mudah tapi saya sudah mempersiapkan diri," ucapnya.

Sementara itu, hasil positif diraih unggulan keempat Indonesia, Jonatan Christie. Jonatan melangkah mulus ke babak kedua setelah mengalahkan wakil Denmark, Magnus Johannesen, dengan skor 21-9, 21-15.

Baca Juga: Jadwal Pertandingan Pekan ke-34 Super League 2025/26, Penentuan Krusial Posisi Klasemen Akhir

Jonatan tampil dominan terutama pada gim pertama lewat tempo cepat dan permainan minim kesalahan. Meski sempat sedikit kehilangan ritme di akhir gim kedua, ia tetap mampu menjaga kontrol pertandingan.

"Puji Tuhan apa yang sudah dan mau diterapkan berjalan dengan baik hari ini. Memang di gim kedua akhir ada sedikit turun temponya tapi overall cukup oke," ujar Jonatan.

Peraih medali emas Asian Games 2018 itu juga mengungkap alasan tetap tampil di Malaysia Masters meski kalender turnamen padat menuju Singapore Open dan Indonesia Open 2026.

Baca Juga: Piala Dunia 2026: Timnas Inggris Latihan Darurat Ancaman Tornado

"Pertimbangannya adalah poin, baik itu poin ranking dan poin World Tour Finals yang harus didapat," katanya.

Kandas

Berbeda dengan sektor tunggal putra, hasil kurang baik datang dari tunggal putri Indonesia. Thalita Ramadhani Wiryawan harus menghentikan langkah lebih awal usai kandas dari wakil India, Ashmita Chaliha, dengan skor 16-21, 13-21.

Thalita sebenarnya sempat memimpin 10-4 pada gim pertama. Namun setelah itu, ia kehilangan momentum dan gagal keluar dari tekanan permainan lawan yang tampil lebih agresif.

Baca Juga: Atletico Madrid Jadikan Bintang Chelsea sebagai Target Transfer Prioritas

"Saya akui lawan hari ini lebih siap, dari powernya lebih matang sementara saya kurang jaga di pertahanannya," imbuhnya.

Ia juga mengakui kondisi fisik menjadi salah satu evaluasi utama setelah menjalani dua turnamen beruntun dalam waktu dekat.

"Saya menyadari saya masih banyak kurangnya terutama dari segi fisik dan dua turnamen ini cukup terasa. Jadi pulang dari sini pasti akan terus meningkatkan fisik, power dan teknik," tambahnya. 

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: PBSI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X