Sabar/Reza ke Final Australian Open 2026, Indonesia Selangkah Lagi Pertahankan Gelar

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:31 WIB
Sektor ganda putra Indonesia kembali membuka peluang mempertahankan gelar di Australian Open 2026. Kali ini lewat pasangan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani yang sukses melaju ke final.
Sektor ganda putra Indonesia kembali membuka peluang mempertahankan gelar di Australian Open 2026. Kali ini lewat pasangan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani yang sukses melaju ke final.

SportlinkNews - Sektor ganda putra Indonesia kembali membuka peluang mempertahankan gelar di Australian Open 2026.

Harapan itu kini berada di tangan pasangan unggulan ketiga, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, yang sukses melaju ke partai final setelah melewati pertarungan sengit di babak semifinal, Sabtu, 13 Juni 2026.

Bertanding di Sydney, Sabar/Reza mengalahkan pasangan Taiwan, Chen Cheng Kuan/Liu Kuang Heng, dengan skor 21-18, 19-21, 23-21 dalam laga berdurasi panjang yang menguras tenaga dan konsentrasi.

Baca Juga: Piala Dunia 2026 Dinilai Mahal, Timnas Jerman Sediakan Bus Gratis untuk Suporter

Kemenangan tersebut memastikan Indonesia kembali memiliki wakil di final nomor ganda putra dan tinggal selangkah lagi mempertahankan trofi yang tahun lalu direbut pasangan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.

Sabar mengakui pertandingan semifinal menjadi salah satu laga paling berat yang mereka jalani sepanjang turnamen.

"Alhamdulillah bisa memenangkan pertandingan yang sangat tidak mudah. Benar-benar tough match tadi, benar-benar capek banget, pikiran capek, badan capek. Tapi bersyukur kami dikasih rezeki buat ke final. Mudah-mudahan bisa memberikan yang terbaik," ungkapnya.

Baca Juga: Cristiano Ronaldo Minta Skuad Portugal Fokus Target Jangka Pendek

Setelah memastikan tiket final, fokus utama pasangan Indonesia kini adalah pemulihan kondisi fisik. Sabar berharap dirinya dan Reza bisa kembali tampil dalam kondisi terbaik saat menghadapi partai puncak.

Sabar mengatakan fokus utama mereka saat ini adalah memulihkan kondisi fisik sambil mengevaluasi pertemuan sebelumnya.

Ia berharap pola permainan yang sukses diterapkan pada Indonesia Open dapat kembali berjalan efektif dan kondisi mereka pulih sepenuhnya saat tampil di final.

Baca Juga: Donny Warmerdam Akhiri Petualangannya Bersama PSIM Jogja Kembali Bermain di Eerste Divisie

Di sisi lain, Reza menilai lawan yang mereka hadapi memberikan tekanan besar sepanjang pertandingan.

Meski pernah berjumpa sebelumnya, menurutnya karakter permainan pasangan Taiwan kali ini jauh berbeda karena komposisi pemain yang berubah.

"Sebenarnya kami sudah pernah bertemu dengan mereka tapi dengan partner berbeda. Mereka daya tahannya lebih kuat, tekanannya lebih ada daripada pasangan sebelumnya," ujarnya. 

Baca Juga: Giovanni Carnevali Tinggalkan Sassuolo, Gantikan Peran Damien Comolli di Juventus

Reza mengaku dirinya dan Sabar sempat kewalahan menghadapi pola bermain lawan yang sangat-sangat agresif.

Keberhasilan menembus final juga menjadi suntikan kepercayaan diri bagi Sabar/Reza setelah melalui awal musim yang belum sesuai harapan.

"Pastinya senang banget bisa masuk final pertama di tahun ini setelah hasil-hasil yang kurang baik," tutur Reza.

Baca Juga: Roma Resmi Menunjuk Tony D’Amico sebagai Direktur Olahraga yang Baru

Pada partai final, Sabar/Reza akan menghadapi unggulan keempat asal China, Chen Bo Yang/Liu Yi, yang melaju setelah menyingkirkan rekan senegaranya sekaligus unggulan kedua, Liang Wei Keng/Wang Chang, dengan skor 21-12, 21-18.

Dalam catatan pertemuan, Chen/Liu masih unggul tipis dengan empat kemenangan berbanding dua atas Sabar/Reza.

Jika mampu mengalahkan pasangan China tersebut, Sabar/Reza sekaligus akan membalas kekalahan mereka pada Denmark Open 2025. Saat itu, wakil Indonesia tersebut harus mengakui keunggulan Chen/Liu dalam dua gim langsung.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: PBSI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pesan Jojo untuk Atlet Muda: Jangan Takut Kalah

Sabtu, 6 Juni 2026 | 20:46 WIB
X