Indonesia Awali Kejuaraan Asia Junior 2026 (Individu) dengan Tiga Kemenangan

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Rabu, 1 Juli 2026 | 22:36 WIB
Tunggal putra Indonesia, Fardhan Rainanda Joe melaju ke 32 besar Kejuaraan Asia Junior 2026 (Individu)  usai menundukkan wakil tuan rumah, Akio Yamaguchi, Rabu, 1 Juli 2026 di Kumamoto.
Tunggal putra Indonesia, Fardhan Rainanda Joe melaju ke 32 besar Kejuaraan Asia Junior 2026 (Individu) usai menundukkan wakil tuan rumah, Akio Yamaguchi, Rabu, 1 Juli 2026 di Kumamoto.

SportlinkNews - Langkah wakil Indonesia pada hari pertama nomor individu Kejuaraan Asia Junior 2026 di Yatsushiro, Kumamoto, Jepang, dibuka dengan hasil positif.

Tiga wakil Merah Putih sukses mengamankan tiket ke babak berikutnya setelah melewati pertandingan yang tidak mudah, Rabu, 1 Juli 2026.

Di sektor tunggal putra, Fardhan Rainanda Joe melaju ke babak 32 besar usai menundukkan wakil tuan rumah, Akio Yamaguchi, dua gim langsung 21-17, 21-16.

Baca Juga: Yohanes Saut Tinggalkan Pelatnas, PBSI Hormati Keputusan Berkarier Profesional

Fardhan mengaku mampu mengendalikan jalannya pertandingan pada gim pertama. Meski sempat kehilangan fokus saat memasuki gim kedua, ia berhasil kembali menemukan ritme permainan setelah interval.

"Alhamdulillah bisa diberikan kemenangan tanpa cedera. Di game pertama saya cukup memegang kendali permainan. Di game kedua sempat kejar-kejaran sampai interval, tetapi setelah itu saya bisa mengontrol lagi permainan lawan," ungkapnya.

Ia menilai kecepatan permainan lawan sempat membuatnya terkejut di awal laga. Namun, arahan pelatih membantunya tetap fokus sehingga mampu mengantisipasi pola permainan pebulu tangkis Jepang tersebut.

Baca Juga: Pemerintah Bidik Empat Emas di Asian Games 2026, Siapkan Dukungan Penuh Kontingen

Menurut Fardhan, kunci kemenangan terletak pada keberanian mengambil inisiatif menyerang lebih dahulu agar tidak terus berada dalam tekanan lawan.

Hasil dramatis diraih pasangan ganda putra Joven Farandi/Joseph Marcellino Kyta. Satu-satunya ganda putra Pelatnas yang tampil di kejuaraan ini mengalahkan pasangan Jepang Haru Masuda/Shogo Miyashita dengan skor 21-18, 13-21, 22-20.

Joseph mengatakan mereka tampil percaya diri pada gim pertama sebelum kehilangan momentum di gim kedua akibat perubahan kondisi lapangan dan meningkatnya permainan lawan.

Baca Juga: Indonesia Proyeksikan Kirim Sekitar 600 Personel ke Asian Games 2026

"Di game ketiga kami kembali bermain dengan pola seperti game pertama dan Puji Tuhan bisa meraih kemenangan," katanya.

Ia menambahkan, meski berstatus sebagai satu-satunya ganda putra Pelatnas Indonesia di turnamen tersebut, kondisi itu tidak ingin dijadikan beban.

"Kami tidak mau ini menjadi tekanan. Kami hanya ingin memberikan yang terbaik di setiap pertandingan," ujar Joseph lagi.

Baca Juga: Mimpi Jadi Kenyataan, Pacar Leonardo DiCaprio Lihat Langsung Aksi Messi

Sementara itu, Joven mengaku tampil di Kejuaraan Asia Junior menjadi pengalaman internasional pertamanya. Ia berusaha menerapkan seluruh hasil latihan selama berada di Pelatnas agar mampu membawa pulang prestasi.

Menurutnya, tekanan suporter tuan rumah cukup terasa, terutama ketika pertandingan memasuki gim penentuan. Namun, pasangan Indonesia mampu membangun kembali kepercayaan diri setiap kali berhasil meraih poin penting.

Kemenangan penting lainnya dipersembahkan pasangan ganda campuran Muhammad Luthfi Habibi/Dian Ramadhani Mukti.

Baca Juga: Dijegal Meksiko, Pelatih Ekuador Mundur dari Kursi Kepelatihan

Mereka menyingkirkan unggulan kelima asal Thailand, Tachin Wiriyachairerk/Thitiwarada Buakaew, melalui pertarungan ketat 21-19, 24-22.

Luthfi mengaku sudah memahami karakter permainan lawan karena beberapa kali bertemu di berbagai turnamen junior.

"Saya sudah memprediksi pertandingannya akan ketat. Saat tertinggal tadi saya hanya fokus mengejar poin demi poin," tuturnya.

Baca Juga: Koeman Mundur, Pemain Belanda Gagal Tos-tosan Jadi Pelecehan Rasial

Ia menyebut strategi menyerang sejak awal menjadi kunci untuk meredam permainan agresif pasangan Thailand. Selanjutnya, pasangan Indonesia akan menghadapi wakil China pada babak berikutnya.

Dian menambahkan kondisi shuttlecock yang melaju cepat membuat mereka harus lebih banyak memainkan bola-bola turun untuk membuka peluang menyerang.

"Lawan punya sambungan yang cepat dan terus menekan, jadi kami harus menjaga tempo permainan," imbuhnya.

Baca Juga: Siapakah Zion Suzuki? Manusia Laba-laba Membuat Bintang Brasil Tak Berdaya

Luthfi pun berharap mampu melampaui pencapaian terbaiknya di turnamen internasional dengan menembus sedikitnya perempat final atau semifinal pada Kejuaraan Asia Junior 2026.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: PBSI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X