SportlinkNews - Langkah dua wakil Indonesia di sektor tunggal pada nomor individu Kejuaraan Asia Junior 2026 harus terhenti lebih cepat.
Jolin Angelia dan Radithya Bayu Wardhana sama-sama gagal melaju setelah menelan kekalahan pada pertandingan yang berlangsung di Yatsushiro, Kumamoto, Jepang, Kamis, 2 Juli 2026.
Jolin lebih dulu tersingkir pada babak 32 besar tunggal putri. Ia harus mengakui keunggulan wakil tuan rumah, Yurika Nagafuchi, dalam dua gim langsung 16-21, 13-21.
Baca Juga: Menpora: Olahraga Bukan Beban Anggaran, tetapi Peluang Pendapatan Negara
Jolin mengakui kesulitan beradaptasi dengan kondisi lapangan sehingga tidak mampu menampilkan permainan terbaiknya.
Menurutnya, kemampuan kedua pemain sebenarnya tidak terpaut jauh, tetapi lawan tampil lebih siap menghadapi situasi pertandingan.
"Hari ini saya kurang bisa mengontrol keadaan lapangan. Secara kemampuan kami imbang, hanya lawan hari ini lebih siap secara kondisi lapangannya dan saya masih menyesuaikan kondisi lapangan jadi banyak melakukan kesalahan," tuturnya.
Baca Juga: McLaren Luncurkan Livery Google Gemini untuk Grand Prix F1 Inggris
Pemain muda Indonesia itu menjadikan kekalahan tersebut sebagai bahan evaluasi.
Ia menilai aspek fokus, kemampuan membaca kondisi lapangan, dan pengendalian diri harus lebih ditingkatkan agar mampu tampil lebih konsisten pada turnamen berikutnya.
"Evaluasi saya ke depannya harus meningkatkan lagi fokusnya, lalu kontrol keadaan lapangan dan kontrol diri sendirinya juga harus ditingkatkan lagi," katanya.
Baca Juga: Timnas Panjat Tebing Indonesia Bidik Emas di World Climbing Series Krakow
Nasib serupa dialami Radithya Bayu Wardhana di sektor tunggal putra.
Setelah memenangi gim pertama, Radithya gagal mempertahankan keunggulan dan akhirnya kalah dari wakil Tiongkok, Tian Yue Hong, dengan skor 22-20, 14-21, 17-21 pada babak 16 besar.
Radithya menilai penurunan fokus menjadi faktor utama yang membuatnya gagal mengamankan kemenangan. Setelah tampil solid pada gim pembuka, ia mulai banyak melakukan kesalahan sendiri pada dua gim berikutnya.
Baca Juga: Gresini Racing Sebut Joan Mir dan Pembalap Muda Dani Holgado sebagai Kekuatan Utama Tim Musim Depan
"Game pertama fokus saya masih prima, di game kedua fokus saya mulai turun dan jadi mati-mati sendiri. Game ketiga sempat unggul di awal game namun fokus saya kembali hilang," ujarnya.
Dari pertandingan tersebut, Radithya mengaku mendapat pelajaran penting untuk tetap tenang dalam berbagai situasi pertandingan, baik saat tertinggal maupun ketika sedang unggul.
"Pelajaran yang saya terima dari permainan kali ini, lebih tenang lagi baik saat poin tertinggal maupun saat poin unggul," ucapnya menambahkan.
Baca Juga: Resmi: Como Rekrut Pemain Brasil Kaiki Bruno da Silva dengan Nilai Transfer Tembus 14 Juta Euro
Ia juga bertekad memperbaiki sejumlah aspek permainan apabila kembali dipercaya memperkuat Indonesia pada World Junior Championships (WJC) 2026.
"Jika terpilih di skuad WJC 2026 saya mau meningkatkan power, mental, serta fokus," kata Radithya.
Artikel Terkait
Indonesia Bidik Target Lebih Tinggi di Kejuaraan Asia Junior 2025
Korea Selatan Jadi Ujian Perdana Garuda Muda di Kejuaraan Asia Junior 2026
Start Sempurna, Garuda Muda Tekuk Korea di Kejuaraan Asia Junior (Team) 2026
Libas Macau China, Indonesia Pastikan Tiket Perempat Final Kejuaraan Asia Junior 2026
Indonesia Awali Kejuaraan Asia Junior 2026 (Individu) dengan Tiga Kemenangan