Wamenpora mengingatkan bahwa seorang atlet bukan hanya bertanding, tetapi juga harus memiliki mental juara. Latihan, pertandingan, dan program harus dirancang dengan tujuan yang jelas dan terukur.
"Kalian bukan hanya milik pelatih atau keluarga, tetapi milik masyarakat Indonesia. Prestasi kalian adalah kebanggaan bangsa," tambah Wamenpora Taufik.
Ia juga meminta para atlet senior untuk menjadi panutan bagi junior mereka, memberikan bimbingan, serta menjaga semangat dan disiplin dan juga jalin komunikasi yang baik antara atlet, pelatih, dan tim pendukung.
Baca Juga: LaLiga Meluncurkan Podcast di Vietnam
"Tidak ada yang bisa berhasil sendiri. Semua harus bekerja sama. Jika ada kebutuhan atau kendala, sampaikan kepada tim pelatih atau manajemen," ujarnya.
Wamenpora Taufik juga menyoroti turnamen mendatang, seperti Indonesia Open dan Indonesia Masters. Sebagai tuan rumah, ia berharap para atlet bisa menunjukkan performa maksimal dan meraih hasil terbaik.
"Indonesia adalah negara dengan tradisi emas di bulu tangkis. Dengan kerja keras dan komitmen, saya yakin kita bisa mengembalikan kejayaan itu," tegasnya.
Artikel Terkait
Hadapi Dua Turnamen Besar di Januari 2025 PP PBSI Panggil 71 Atlet Pelatnas Tahap Pertama
Masuk Pelatnas Utama PBSI Zaki Ubaidillah Berharap Bisa Naik ke Level Super Series
Kang Kyung-jin Tinggalkan China, Kini Fokus Latih Klub Bulu Tangkis Korea Selatan
Wiempie Mahardi Bertekad Cetak Atlet Bulu Tangkis Berkarakter Petarung