SportlinkNews – Hasil berbeda mewarnai langkah tiga pasangan ganda campuran Indonesia di babak pertama Denmark Open 2025.
Dari tiga wakil yang turun, hanya Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil yang berhasil melangkah ke babak kedua, sementara dua pasangan lainnya harus pulang lebih awal.
Bertanding di Jyske Bank Arena, Odense, Adnan/Indah tampil solid saat menghadapi wakil India, Mohit Jaglan/Lakshita Jaglan. Pasangan Indonesia itu menang dua gim langsung 21-14, 21-11.
Baca Juga: PON Bela Diri 2025: Jabar Juara Umum Taekwondo
"Alhamdulillah kami bisa menang hari ini. Hasil ini jadi modal penting untuk menghadapi babak 16 besar yang pasti lebih berat," ujar Adnan usai laga.
Meski menang mudah, Adnan menegaskan mereka tetap waspada.
"Secara peringkat lawan memang di bawah kami, tapi fokus kami lebih ke adaptasi dengan kondisi lapangan dan shuttlecock," tambahnya.
Indah Cahya turut mengakui masih butuh waktu beradaptasi dengan arena pertandingan.
Baca Juga: Mengapa, Bagaimana, dan Kapan Italia Memasuki Babak Play-off Piala Dunia 2026
“Laju kok kadang berubah setelah beberapa kali rally, jadi kami harus cepat menyesuaikan. Tapi secara keseluruhan permainan kami sudah lebih stabil,” ungkapnya.
Sementara itu, dua wakil lainnya gagal mengikuti jejak Adnan/Indah. Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu harus mengakui keunggulan unggulan pertama asal China, Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin, 16-21, 7-21.
Felisha mengaku kecewa dengan performa mereka. "Hari ini kami tidak bisa keluar dari tekanan. Di gim kedua kami terlalu banyak melakukan kesalahan sendiri. Ini akan jadi bahan evaluasi," ujarnya.
Baca Juga: Julen Lopetegui Bawa Qatar Lolos ke Piala Dunia 2026 Usai Tundukkan UEA 2-1
Nasib serupa juga dialami Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah yang dikalahkan pasangan Jepang, Hiroki Midorikawa/Natsu Saito, dengan skor 13-21, 20-22. Amri menyesalkan peluang yang hilang di gim kedua.
"Padahal kami sudah unggul cukup jauh, tapi gagal menjaga fokus di poin-poin akhir. Kami harus belajar lebih sabar menghadapi situasi seperti ini," katanya.
Dengan hasil ini, Adnan/Indah menjadi satu-satunya harapan Indonesia di sektor ganda campuran untuk melangkah lebih jauh di turnamen level Super 750 tersebut. Mereka akan pasangan Korea, Lee Jongmin/Chae Yu Jung.
Ganda Korea ini memberikan kejutan dengan menumbangkan unggulan keenam asal Prancis, Thom Gicquel/Delphine Delrue 17-21, 21-18, 21-19.