bulutangkis

Buka Musim di Malaysia Open 2026, Target Konsistensi Jadi Fokus Fajar/Fikri

Selasa, 6 Januari 2026 | 23:35 WIB
Pasangan ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri saat mencoba lapangan di Axiata Arena, Kuala Lumpur, jelang tampil di Malaysia Open 2026, Rabu, 7 Januari 2026. (PBSI)

SportlinkNews - Turnamen Malaysia Open 2026 menjadi panggung pembuka bagi pasangan ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri untuk mengawali perjalanan musim baru.

Ajang BWF Super 1000 tersebut digelar di Axiata Arena, Kuala Lumpur, 6-11 Januari mendatang.

Pencapaian impresif Fajar/Fikri pada 2025 dengan menembus enam besar dunia, meski baru enam bulan berpasangan, menjadi modal kepercayaan diri memasuki musim 2026.

Baca Juga: Piala Super Spanyol: Barcelona Harus Lewati Athletic Club Dulu, Baru Fokus ke Real Madrid

Meski demikian, mereka tetap bersikap realistis dan waspada menghadapi persaingan ganda putra yang kian ketat.

Menurut Fajar, pergantian tahun membuat semua pasangan kembali memulai dari titik yang sama, terlepas dari capaian ranking sebelumnya. Dominasi satu pasangan pada musim lalu pun tak menjadi jaminan di tahun yang baru.

"Ranking memang ada, tapi setiap tahun dimulai lagi dari nol. Siapa pun bisa saling mengalahkan, semuanya tergantung persiapan dan kesiapan di lapangan," ujar Fajar.

Baca Juga: Cadillac Pilih Zhou Guanyu sebagai Pembalap Cadangan untuk F1 2026

Fikri pun menambahkan, dinamika ganda putra diprediksi semakin ramai dengan munculnya pasangan-pasangan baru, terutama dari kalangan pemain muda.

Baik dari dalam negeri maupun negara lain, kejutan disebutnya akan terus bermunculan sepanjang musim.

"Di Indonesia ada pasangan muda seperti Raymond/Joaquin (Raymond Indra/Nikolaus Joaquin), di negara lain juga banyak. Itu yang harus kami antisipasi," katanya.

Baca Juga: Ford Mendominasi Reli Dakar 2026 Etape 3, Mitch Guthrie Memimpin Klasemen Umum

Di Malaysia Open 2026, Fajar/Fikri dijadwalkan memulai langkah dengan menghadapi wakil Chinese Taipei, Lee Fang-Chih/Lee Fang-Jen di babak pertama yang berlangsung Rabu, 7 Januari 2026.

Kesiapan teknis dan adaptasi lapangan menjadi fokus utama menjelang laga perdana tersebut.

Fikri menyebut persiapan berjalan cukup baik, baik selama latihan di Indonesia maupun saat beradaptasi di Kuala Lumpur. Kini, fokus mereka beralih pada kesiapan mental menghadapi tekanan pertandingan.

Baca Juga: Tahan Imbang Persib, Pelatih Persik Kediri Marcos Reina Puji Penampilan Muhammad Firly

"Latihan dan adaptasi sudah cukup, tinggal menjaga fokus dan mental bertanding," ujarnya.

Sementara itu, Fajar menilai karakter lapangan Axiata Arena tak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, dengan pengaruh angin dari pendingin ruangan yang menjadi tantangan tersendiri.

Menurutnya, menjaga kondisi fisik dan konsentrasi akan menjadi kunci di turnamen awal musim.

Baca Juga: Atlet Petanque Indonesia Andri Irawan Bawa Indonesia Jadi Negara yang Diperhitungkan di Asia Tenggara

"Ini turnamen awal tahun, semua pasangan pasti ingin hasil terbaik. Jadi kami harus benar-benar siap," imbuhnya. 

Mengawali 2026 dari posisi enam besar dunia, Fajar/Fikri pun memasang target realistis namun ambisius. Mereka berharap bisa terus konsisten dan perlahan menembus lima besar hingga tiga besar dunia.

"Posisi ini jadi motivasi tambahan. Semoga hasil tahun ini minimal bisa menyamai enam bulan terakhir, bahkan lebih baik," pungkas Fikri.

Tags

Terkini