SportlinkNews - Indonesia Masters 2026 menjadi ajang pembuktian penting untuk pasangan Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri. Bagi Fajar, turnamen di Istora Gelora Bung Karno bukan sekadar agenda kompetisi, melainkan kesempatan besar untuk mengakhiri penantian gelar di kandang sendiri.
Langkah awal pasangan ini berlangsung tanpa hambatan berarti. Fajar/Fikri memastikan tiket ke babak berikutnya setelah menundukkan ganda Taiwan, Chen Zhi Ray/Lin Yu Chieh, pada laga pembuka yang digelar Selasa (20/1).
Dalam pertandingan tersebut, Fajar/Fikri tampil dominan sejak awal. Berbekal status juara China Open 2025, mereka mengamankan kemenangan dua gim langsung dengan skor 21-16 dan 21-10 dalam waktu 30 menit.
Baca Juga: Jadwal Pertandingan Pekan ke-18 Super League, Borneo FC Mencoba Menyalip Persib di Manahan
Hasil itu membawa wakil Indonesia tersebut melaju ke babak 16 besar turnamen BWF Super 500. Kemenangan ini sekaligus memperkuat kepercayaan diri Fajar/Fikri di hadapan publik Istora.
"Alhamdulillah dikasih kemenangan dan kelancaran. Di permainan tadi kami sudah sering ketemu dan terakhir di Malaysia Open. Tak mudah, tapi kami sudah pelajari dari videonya karena pertemuan kemarin di Malaysia juga ramai," kata Fajar usai laga.
Pertemuan melawan pasangan Taiwan tersebut sejatinya sudah terjadi dua pekan sebelumnya di Malaysia Open. Saat itu, Fajar/Fikri juga menang, namun harus melalui duel ketat dengan skor 21-19, 21-19.
Baca Juga: Unai Emery Sebut Aston Villa Belum Siap Jadi Pesaing Lima Besar
Atmosfer Istora menjadi pembeda utama pada laga kali ini. Dukungan langsung dari penonton membuat permainan Fajar/Fikri lebih stabil dan menekan sejak awal gim.
"Saya terima kasih kepada suporter Indonesia di stadion Istora, mereka memberi semangat dan semoga hari esok bisa lebih ramai lagi dan dapat memberikan aura positif," kata Fikri.
Tak berhenti pada kemenangan perdana, Fajar/Fikri menargetkan pencapaian yang lebih tinggi dibanding turnamen sebelumnya. Fajar secara terbuka mengungkapkan ambisi besarnya untuk kembali merasakan gelar juara di Jakarta.
Baca Juga: Ambyar, Usai Cetak Gol Perdana Pemain Bola Ini Langsung Diusir Wasit Keluar Lapangan
"Ya, yang pasti target itu selalu ada ya, enggak hanya di Indonesia Masters. PBSI juga menargetkan kami berdua untuk bisa menjuarai di sini," ucap Fajar.
"Di sini tuan rumah, yang pasti. Dan juga sudah lama kami tidak mendapatkan gelar ya setelah di China Open tahun lalu. Kami punya target pribadi dan pelatih juga pengen kami memberikan yang terbaik."