bulutangkis

Tunggal Putra Indonesia Amankan Tempat di Final Thailand Masters 2026

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:02 WIB
Tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan melaju ke semifinal setelah menang WO dari Wakil malaysia, Lee Zii Jia, 30 Januari 2026. (PBSI)

SportlinkNews - Tunggal putra Indonesia di Thailand Masters 2026 memastikan satu tempat di partai puncak. Dua wakil Merah Putih akan saling berhadapan di babak semifinal, menciptakan duel sesama Indonesia.

Moh. Zaki Ubaidillah dan Alwi Farhan sama-sama melangkah setelah mengandaskan lawan-lawannya di babak perempat final yang berlangsung di Nimibutr Stadium, Thailand, Jumat, 29 Januari 2026. 

Ubed, panggilan akrab Zaki, tampil penuh determinasi saat menyingkirkan unggulan keempat asal Kanada, Brian Yang.

Baca Juga: Jack Miller Bawa Yamaha V4 Pimpin Shakedown Sepang Hari Kedua

Sempat kehilangan gim pertama, pemain muda peringkat 44 dunia itu menunjukkan ketenangan dan daya juang tinggi untuk membalikkan keadaan. 

Ia menutup pertandingan dengan kemenangan tiga gim 16-21, 21-18, 21-15.

Ubed mengakui awal laga berjalan di luar rencana. Ia kesulitan menemukan irama permainan dan kerap tertinggal tempo. Namun, perubahan pendekatan dan keberanian bermain reli panjang menjadi kunci kebangkitannya.

Baca Juga: Aroma Dendam Hantui Duel Satria Muda Pertamina Bandung vs Pelita Jaya Jakarta

"Di awal saya belum dapat feel permainan. Baru di gim kedua mulai berani mengimbangi dan memaksa reli. Dari situ saya bertekad untuk tidak menyerah," tuturnya.

Sementara itu, Alwi Farhan melangkah ke semifinal melalui jalur yang berbeda. Ia dinyatakan menang walkover setelah lawannya, Lee Zii Jia, tidak mampu melanjutkan pertandingan pada gim ketiga. 

Sebelumnya, duel berjalan ketat dengan masing-masing pemain saling merebut satu gim. Alwi kalah 10-21 pada gim pertama, lalu bangkit dan menang 21-15 di gim kedua.

Baca Juga: Pelatih Borneo FC Minta Pemainnya Tidak Terlena, PSIM Punya Motivasi Besar untuk Bangkit

Kondisi fisik Lee Zii Jia menjadi sorotan. Pebulutangkis Malaysia tersebut diduga belum sepenuhnya pulih dari cedera punggung yang dialaminya sejak akhir tahun lalu. 

Meski sempat menunjukkan tanda-tanda kebangkitan performa pada turnamen terakhir, Indonesia Open pekan lalu, ia kembali harus menghentikan langkahnya lebih cepat di Bangkok.

Alwi sendiri menyayangkan akhir pertandingan tersebut. Menurutnya, kemenangan ideal adalah hasil dari pertarungan tuntas hingga poin terakhir.

Baca Juga: Puma Luncurkan Orbita Serie A Enilive 2026 dengan Desain Estetik

"Tentu bukan hasil yang saya inginkan. Tapi tetap harus disyukuri karena Indonesia sudah memastikan satu tempat di final. Saya merasa permainan hari ini belum maksimal dan itu jadi evaluasi untuk laga berikutnya," kata Alwi.

Di sisi lain, langkah tunggal putra Indonesia lainnya, Prahdiska Bagas Shujiwo, harus terhenti di perempat final. Ia kalah dua gim langsung 17-21, 17-21 dari wakil tuan rumah, Panitchaphon Teeraratsakul.

Hasil tersebut memperpanjang catatan kurang baik Prahdiska saat berhadapan dengan Panitchaphon. Sebelumnya, keduanya juga pernah bertemu pada Kejuaraan Dunia Junior 2022, dan Prahdiska kembali gagal mengatasi lawan yang sama.

Tags

Terkini