bulutangkis

Menanti Aksi Debutan Indonesia di All England 2026

Senin, 2 Maret 2026 | 22:13 WIB
Ganda putra Indonesia, Muhammad Rian Ardianto dan Rahmat Hidayat berlatih mempersiapkan diri untuk tampil di All England 2026, 3-8 Maret mendatang di Birmingham. (PBSI)

SportlinkNews - Indonesia tahun ini datang ke All England dengan warna berbeda. 

Selain mengandalkan sejumlah nama berpengalaman, pasukan Merah Putih juga membawa gelombang pemain muda yang akan merasakan atmosfer turnamen BWF Super 1000 untuk pertama kalinya, pada 3-8 Maret ini di Utilita Arena, Birmingham.

Nama-nama seperti Alwi Farhan, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, hingga Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu siap menjalani debut di panggung klasik tersebut.

Baca Juga: Jakarta Electric PLN Mobile Lengkapi Final Four Proliga 2026

Bagi Alwi Farhan, kesempatan tampil di Birmingham menjadi mimpi yang akhirnya terwujud. Ia mengaku sudah lama membayangkan bisa berlaga di turnamen legendaris itu sejak masih kecil.

Persiapan yang dijalani selama beberapa hari latihan di Inggris pun disebutnya berjalan optimal dan cukup kompetitif sebagai bekal menghadapi pertandingan.

Alwi juga menyimpan kenangan kuat tentang All England, khususnya saat terjadi All Indonesian Finals sektor tunggal putra yang mempertemukan Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting pada 2024.

Baca Juga: PPPA dan KONI Dukung Langkah Tegas Menpora Tangani Dugaan Pelecehan Atlet

Momen tersebut, menurutnya, bukan hanya bersejarah bagi sektor tunggal putra, tetapi juga membekas bagi seluruh pencinta bulutangkis Tanah Air.

"Harapan saya, kejayaan itu bisa kembali terulang di edisi kali ini," ucapnya optimis. 

Semangat serupa diusung pasangan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. Keduanya menegaskan tidak ingin sekadar tampil sebagai pelengkap undian.

Baca Juga: Takluk dari Vietnam, Garuda Pertiwi Finis Keempat ASEAN 2026

Mereka berambisi melangkah sejauh mungkin, terinspirasi tradisi kuat ganda putra Indonesia yang konsisten menembus final sejak 2017.

Raymond mengenang duel-duel seru senior mereka, termasuk pertemuan Kevin/Marcus kontra Fikri/Bagas di semifinal 2022.

Dominasi dan gelar beruntun yang pernah diraih para pendahulu menjadi motivasi tersendiri bagi generasi muda untuk menjaga reputasi Indonesia di sektor ganda putra.

Baca Juga: Dibungkam Persis Merupakan Pertandingan Terburuk Persik

"Gelar juara All England berturut-turut yang diraih Kevin/Marcus serta Fajar/Rian menjadi inspirasi bagi kami untuk mengikuti jejak mereka," ujar Joaquin.

Selain nama-nama tersebut, debutan Indonesia lainnya di All England tahun ini adalah Rahmat Hidayat, Meilysa Trias Puspitasari, serta pasangan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah.

Secara keseluruhan, Indonesia mengirimkan 13+1 wakil yang tersebar di lima sektor dan dijadwalkan menjalani tes lapangan sebagai sentuhan akhir persiapan.

Baca Juga: Jose Mourinho Beri Peringatan Keras kepada Gianluca Prestianni di Tengah Tuduhan Rasisme

Di sektor tunggal putra, Indonesia menurunkan Jonatan Christie dan Alwi Farhan. Tunggal putri diwakili Putri Kusuma Wardani.

Pada ganda putra, kekuatan Merah Putih diperkuat Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, dan Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat.

Ganda putri menampilkan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, dan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi.

Baca Juga: Wayne Rooney Tampak Mabuk Berpesta dengan Dua Wanita Misterius Celananya Sampai Melorot

Halaman:

Tags

Terkini