bulutangkis

Kontras di Orleans: Leo/Bagas ke Semifinal, Raymond/Joaquin Tersandung Emosi

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:01 WIB
Dua nasib bertolak belakang di rasakan dua wakil Indonesia di ganda putra di Orleans Masters 2026. Leo/Bagas melaju ke semifinal, sedangkan Raymond/Joaquin terhempas di 8 besar karena emosi. (PBSI)

SportlinkNews - Nasib dua ganda putra Indonesia di Orleans Masters 2026 saling bertolak belakang. Pasangan unggulan ketiga, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, sukses mengamankan tiket semifinal.

Sementara itu, duet Raymond Indra/Nikolaus Joaquin harus terhenti di perempat final, dengan catatan penting.

Leo/Bagas tampil solid saat menghadapi pasangan India, Hariharan Amsakarunan/M.R. Arjun. Mereka menang dua gim langsung 21-12, 22-20 dalam laga yang berlangsung di Orleans Masters 2026, Jumat, 20 Maret 2026.

Baca Juga: Maverick Vinales Diadang Masalah Cengkeraman Ban Depan Motornya Jelang MotoGP Brasil

Leo mengakui pertandingan tidak mudah, terutama di gim kedua saat lawan bermain lebih aman dan rapat. Namun strategi bertahan lalu berbalik menyerang menjadi kunci keberhasilan mereka.

"Lawan bermain cukup bagus dan safe, terutama di gim kedua. Kami mencoba pola defense lalu balik serang," tuturnya.

Di sisi lain, Bagas sempat mengalami penurunan ritme setelah dominasi di gim pertama. Untungnya, mereka tetap mampu menuntaskan laga tanpa harus bermain tiga gim.

Baca Juga: Mercedes F1 Tunjuk Bradley Lord Menjadi Wakil Kepala Tim

Kemenangan ini terasa spesial bagi Leo yang merayakan Idul Fitri di Prancis. Ia berharap bisa mempersembahkan gelar sebagai hadiah Lebaran bagi Indonesia.

Di semifinal, Leo/Bagas akan menghadapi pasangan China, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi.

Mereka menegaskan tak boleh lengah, apalagi calon lawan baru saja menang lewat comeback atas wakil Jepang, unggulan keenam, Kakeru Kumagai/Hiroki Nishi dalam tiga gim. 

Baca Juga: MotoGP: Grand Prix Brasil Suguhkan Rivalitas Tinggi, Valentino Rossi Pernah Berjaya di Goiania

Berbanding terbalik, perjalanan Raymond/Joaquin justru terhenti setelah kalah dari pasangan Denmark, Christian Faust Kjær/Rasmus Kjæer, dengan skor 18-21, 21-12, 14-21. 

Kekalahan ini menyoroti satu aspek krusial yang masih menjadi pekerjaan rumah, yakni kontrol emosi dan ketenangan dalam momen krusial.

Raymond mengungkapkan, mereka kehilangan kendali di awal gim penentuan. Terlalu terburu-buru membuat pola permainan tidak berkembang seperti di gim kedua.

Baca Juga: El Derbi de Madrid: Real Madrid vs Atletico de Madrid Ditentukan Duel Kunci

"Di start gim ketiga kami terlalu terburu-buru dan tidak tenang. Ini jadi evaluasi bagaimana menjaga fokus di situasi rubber game," kata Raymond.

Selain faktor teknis, adaptasi terhadap kondisi lapangan dan shuttlecock juga menjadi kendala selama tur Eropa yang padat.

Sementara itu, Joaquin secara tegas menyebut aspek mental sebagai kunci yang harus segera diperbaiki. Ia menilai tekanan dari rangkaian turnamen membuat fokus mudah goyah.

Baca Juga: Bruno Fernandes Lewati David Beckham untuk Rekor Assist Manchester United

"Kami harus belajar kontrol emosi. Tidak mudah menjalani tiga turnamen di Eropa, terutama menjaga fokus pikiran," ujarnya.

Tags

Terkini