SportlinkNews – Hasil di luar ekspektasi harus diterima Indonesia pada ajang Piala Thomas 2026.
Tim putra Merah Putih dipastikan angkat koper lebih awal setelah gagal melewati fase grup, sebuah situasi yang belum pernah terjadi sejak keikutsertaan perdana pada 1958.
Kepastian tersebut datang usai Indonesia menyerah 1-4 dari Prancis dalam laga krusial yang berlangsung Selasa, 28 April malam. Kekalahan itu membuat Indonesia finis di posisi ketiga Grup D dan otomatis tersingkir dari perebutan tiket 8 besar.
Baca Juga: Kobbie Mainoo Sepakati Kontrak Baru di Manchester United Hingga Juni 2031
Di sisi lain, Prancis melangkah sebagai runner-up grup, sementara Thailand mengunci status juara grup setelah mencatat kemenangan telak 5-0 atas Aljazair di laga pamungkas.
Catatan ini menjadi pukulan telak bagi tradisi besar bulutangkis Indonesia.
Dengan koleksi 14 gelar juara, Indonesia masih tercatat sebagai tim tersukses sepanjang sejarah Piala Thomas. Namun, dominasi tersebut tak tercermin pada edisi kali ini.
Baca Juga: Vincent Kompany Yakin Bayern Munchen Mampu Balikkan Keadaan
Padahal, dari total 34 penyelenggaraan, Indonesia telah tampil 31 kali dengan delapan kali menjadi runner-up dan tujuh kali menembus semifinal.
Sebelum edisi ini, capaian terburuk Indonesia terjadi pada 2012 di Wuhan saat terhenti di perempat final. Kini, hasil tersebut terlampaui dengan kegagalan di fase grup.
Dalam duel penentuan, tekanan langsung dirasakan sejak awal pertandingan. Tiga partai tunggal menjadi titik lemah setelah Jonatan Christie, Alwi Farhan, dan Anthony Sinisuka Ginting gagal menyumbangkan angka.
Baca Juga: Atletico Madrid Vs Arsenal: Adu Cerdik Diego Simeone dan Mikel Arteta di Semifinal Liga Champions
Harapan sempat menyala lewat sektor ganda. Pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri tampil gigih untuk menaklukkan pasangan bersaudara Christo Popov / Toma Junior Popov dalam duel tiga gim 21-18, 19-21, 21-11.
Dengan dua partai tersisa, peluang Indonesia untuk tetap bertahan sebenarnya masih terbuka.
Namun, harapan itu sirna di partai keempat setelah Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani takluk straight game 19-21, 19-21 dari Eloi Adam/Leo Rossi.