bulutangkis

BWF Resmi Rilis World Tour 2027-2028, Format Baru dan Skor 3x15 Mulai Berlaku

Rabu, 1 Juli 2026 | 00:11 WIB
BWF rilis jadwal World Tour 2027-2028.

SportlinkNews - Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) resmi menetapkan kalender World Tour untuk musim 2027 dan 2028.

BWF tak sekadar merilis kalender World Tour 2027-2028. Sejumlah pembaruan penting juga diperkenalkan, mulai dari format pertandingan, durasi turnamen, hingga penyusunan jadwal yang memberi ruang pemulihan lebih baik bagi para atlet.

Sebanyak 35 turnamen masuk dalam rangkaian BWF World Tour setiap musim.

Baca Juga: Janice Tjen Akhiri Penantian 22 Tahun Indonesia di Wimbledon

Kompetisi itu mencakup lima turnamen Super 1000, lima Super 750, sembilan Super 500, delapan Super 300, delapan Super 100, dan berakhir dengan BWF World Tour Finals pada Desember.

Indonesia tetap menjadi salah satu tuan rumah turnamen paling bergengsi. Indonesia Open kembali masuk dalam kategori Super 1000 dan dijadwalkan berlangsung pada 27 Mei hingga 6 Juni 2027.

Sementara Indonesia Masters berstatus Super 500 akan digelar pada 9-14 Februari.

Baca Juga: Trackhouse Ungguli Tim Aprilia Racing, Sebuah Peringatan Halus untuk Pabrikan Noale

Salah satu perubahan terbesar terjadi pada turnamen level Super 1000. Mulai musim 2027, seluruh ajang dengan level tertinggi tersebut akan berlangsung selama 11 hari atau mencakup dua akhir pekan, lebih lama dibanding format sebelumnya.

Perubahan ini juga diikuti revisi format pertandingan nomor tunggal. Sebanyak 48 pemain akan bersaing melalui fase penyisihan grup sebelum memasuki babak gugur.

Adapun sektor ganda tetap mempertahankan sistem eliminasi langsung dengan 32 pasangan.

Baca Juga: Presiden Tanjung Verde Siapkan Hadiah Jersei Khusus untuk Lionel Messi

BWF juga memastikan seluruh pertandingan di level Super 1000 akan mendapatkan siaran global. Total terdapat 1.095 pertandingan yang akan ditayangkan ke berbagai negara sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan olahraga bulu tangkis.

Presiden BWF, Khunying Patama Leeswadtrakul, mengatakan perubahan kalender bukan sekadar penyesuaian jadwal, tetapi merupakan langkah strategis untuk menciptakan ekosistem kompetisi yang lebih sehat bagi para atlet.

Menurutnya, pemain membutuhkan keseimbangan antara jadwal bertanding dan waktu pemulihan agar mampu mempertahankan performa dalam jangka panjang.

Baca Juga: Yamaha Resmi Berpisah dengan Fabio Quartararo dan Alex Rins

"Para pemain kami adalah inti dari segala yang kami lakukan. Mereka layak mendapatkan lingkungan yang memungkinkan tampil maksimal, memiliki waktu pemulihan yang cukup, dan tetap dekat dengan para penggemar di seluruh dunia," kata Leeswadtrakul.

Ia menambahkan, penambahan durasi turnamen serta pengaturan ulang kalender diharapkan mengurangi kepadatan jadwal yang selama ini menjadi sorotan banyak pemain.

Perubahan tersebut juga dinilai menjadi respons terhadap meningkatnya kekhawatiran mengenai cedera atlet akibat padatnya agenda kompetisi.

Baca Juga: Juara AVC 2026, Peringkat Dunia Timnas Voli Putra Indonesia Melonjak

Dalam beberapa musim terakhir, sejumlah pemain elite dunia harus menepi karena masalah kebugaran.

Selain perubahan kalender, BWF memastikan seluruh turnamen World Tour mulai 4 Januari 2027 akan menggunakan sistem skor baru 3x15.

Format ini menjadi bagian dari strategi modernisasi pertandingan agar permainan berlangsung lebih dinamis sekaligus meningkatkan daya tarik siaran televisi.

Baca Juga: Kecewa Jerman Kalah, Catur Pamungkas Banyak Belajar dari Gelaran Piala Dunia 2026

Musim 2027 akan dibuka oleh Malaysia Open Super 1000 pada 21-31 Januari, disusul All England Open pada Maret, Indonesia Open pada akhir Mei hingga awal Juni, China Open pada September, serta Denmark Open pada Oktober.

Sementara di level Super 750, India Open, Hong Kong Open, Japan Open, French Open, dan China Masters tetap menjadi bagian dari rangkaian elite BWF World Tour.

Kalender tersebut juga memiliki arti penting menuju Olimpiade Los Angeles 2028. BWF menetapkan periode kualifikasi berlangsung mulai 3 Mei 2027 hingga 30 April 2028.

Baca Juga: Tuan Rumah Siap Tempur, 19 Petinju Indonesia Bidik Penampilan Terbaik di Kejuaraan Asia

Halaman:

Tags

Terkini