SportlinkNews - Sektor tunggal putra Indonesia perlahan mulai bangkit. Pada daftar ranking dunia BWF yang dirilis pada Selasa, 16 Juni 2026, Indonesia kini memiliki dua wakil di jajaran elite 10 besar dunia.
Jonatan Christie tetap menjadi pemain tunggal putra Indonesia dengan rangking tertinggi, yang kokoh di peringkat 4 dunia.
Peraih emas Asian Games 2018 tersebut berhasil mempertahankan rangkingnya setelah tampil sebagai finalis di Indonesia Open 2026 (BWF Super 1000).
Baca Juga: Michael Olise Siap Jadi Motor Utama Lini Serang Prancis di Piala Dunia 2026
Namun, di sisi lain ada nama baru yang muncul yakni Alwi Farhan. Pebulu tangkis muda berusia 21 tahun itu untuk pertama kalinya menembus peringkat 10 dunia usai meraih gelar terbesar dalam kariernya di Australian Open 2026.
Posisinya naik tiga level, dari rangking sebelumnya setelah ia sukses menjuarai Australia Open 2026 (BWF Super 500), pekan lalu.
Tampil mendominasi, ia menundukkan wakil China, Dong Tian Yao, dua gim langsung 21-13, 21-13 di partai puncak. Poinnya kini 70.369 terpaut hanya 1.344 poin dari Victor Lai (Canada) yang menempati posisi 9 dunia.
Baca Juga: Solbakken Andalkan Ketajaman Erling Haaland di Laga Norwegia vs Irak
Kenaikan poin dan rangking bukan hanya terjadi kepada Alwi. Hasil positif juga dirasakan oleh Moh Zaki Ubaidillah.
Pebulu tangkis yang akrab disapa Ubed itu mencatat peningkatan signifikan setelah menembus babak semifinal Australian Open, turnamen level Super 500 yang diikuti banyak pemain papan atas dunia.
Hasil tersebut mengantar Ubed melesat sembilan tingkat ke posisi ke-26 dunia. Pencapaian itu terasa semakin istimewa mengingat usianya baru menginjak 18 tahun.
Baca Juga: FIFA Putuskan Wasit Shaun Evans Bersih dari Tuduhan Rasisme di Piala Dunia 2026
Dalam beberapa bulan terakhir, Ubed terus menunjukkan perkembangan konsisten dan mulai menjadi ancaman bagi para pemain unggulan dunia.
Sementara itu, Anthony Sinisuka Ginting masih berupaya menemukan kembali performa terbaiknya. Serangkaian hasil yang belum sesuai harapan membuat peringkatnya turun ke posisi ke-45 dunia.
Peningkatan performa dua pemain muda ini diapresiasi langsung oleh pelatih tunggal putra Pelatnas PBSI, Indra Wijaya. Melalui media sosial pribadinya, Indra menyampaikan pesan khusus kepada kedua anak didiknya tersebut.
Baca Juga: Spanyol Ditahan Imbang Tanjung Verde, Luis de la Fuente Janjikan Perbaikan Performa
Kepada Alwi, Indra menilai gelar juara yang diraih merupakan buah dari proses panjang yang dijalani dengan penuh disiplin dan kerja keras.
Ia mengingatkan bahwa keberhasilan di Sydney bukanlah garis akhir, melainkan awal dari tantangan yang lebih besar di level dunia.
"Saya bangga melihat perjalananmu sampai di titik ini. Ingatlah bahwa kemenangan hari ini adalah awal dari tantangan yang lebih besar di depan," tulis Indra.
Baca Juga: Redam Dominasi Eropa dan Amerika Selatan, Rapor Tim Asia Belum Terkalahkan
Ia juga meminta Alwi untuk tetap menjaga kerendahan hati dan terus memiliki semangat belajar demi mencapai level yang lebih tinggi.
Perhatian serupa diberikan kepada Ubed. Indra memuji keberhasilan pemain muda tersebut menembus semifinal Super 500 untuk pertama kalinya dalam kariernya.
Menurutnya, hasil itu menjadi bukti bahwa kerja keras yang dilakukan selama ini mulai membuahkan hasil.
Baca Juga: Timnas Futsal Indonesia Panggil 26 Pemain demi TC Jangka Panjang ke Spanyol
"Jadikan hasil ini sebagai motivasi untuk terus berkembang dan menjadi lebih kuat. Perjalananmu masih panjang, dan saya percaya kamu akan mencapai puncak suatu hari nanti," ujar Indra.
Artikel Terkait
PBSI Kaji Sistem Skor 15x3 Usai Disahkan BWF
Dari Service Point ke 15x3, Evolusi Sistem Skor BWF
Thalita dan Ester Curi Perhatian BWF di Piala Thomas & Uber 2026
Christiansen/Boje Juara Indonesia Open 2026, Lengkapi Koleksi Gelar BWF Series
BWF Puji Indonesia Open 2026, Dinilai Melebihi Ekspektasi