bulutangkis

Yohanes Saut Tinggalkan Pelatnas, PBSI Hormati Keputusan Berkarier Profesional

Rabu, 1 Juli 2026 | 22:26 WIB
Pebulu tangkis tunggal putra Yohanes Saut Marcellyno Siahaan yang memilih mengakhiri masa baktinya di Pelatnas PBSI Cipayung dan melanjutkan karier sebagai atlet profesional per 30 Juni 2026.

SportlinkNews - PP PBSI menghormati keputusan pebulu tangkis tunggal putra Yohanes Saut Marcellyno Siahaan yang memilih mengakhiri masa baktinya di Pelatnas Cipayung dan melanjutkan karier sebagai atlet profesional.

Keputusan tersebut mulai berlaku efektif per 30 Juni 2026, setelah PBSI menerima surat pengunduran diri yang diajukan oleh atlet yang berstatus sebagai anggota Pelatnas Tunggal Putra Utama itu.

Dalam suratnya, Saut menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil setelah melalui berbagai pertimbangan.

Baca Juga: Pemerintah Bidik Empat Emas di Asian Games 2026, Siapkan Dukungan Penuh Kontingen

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada PBSI atas kesempatan, kepercayaan, dukungan, dan pembinaan yang diterimanya selama menjadi bagian dari tim nasional.

Selain mengucapkan terima kasih, Saut turut menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalani proses pembinaan masih terdapat kekurangan.

Ia juga berharap sektor tunggal putra maupun sektor lainnya terus berkembang dan mampu mengukir prestasi yang lebih tinggi bagi Indonesia.

Baca Juga: Indonesia Proyeksikan Kirim Sekitar 600 Personel ke Asian Games 2026

Menanggapi keputusan tersebut, PBSI menyampaikan penghargaan atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan Saut selama menjalani pembinaan di Pelatnas Cipayung.

Menurut PBSI, Saut selalu menunjukkan komitmen, semangat, dan kerja keras dalam memperjuangkan prestasi bagi bulutangkis Indonesia selama menjadi bagian dari tim nasional.

Organisasi juga mendoakan agar pebulu tangkis tersebut mampu meraih kesuksesan dalam perjalanan karier barunya sebagai atlet profesional.

Baca Juga: Jorge Martin dan Ai Ogura Resmi Bergabung ke Yamaha pada Musim 2027-2028

Selain mengumumkan pengunduran diri Saut, PBSI juga melakukan evaluasi terhadap komposisi penghuni Pelatnas. Terhitung mulai 1 Juli 2026, tiga atlet ganda putri pratama resmi dikembalikan ke klub masing-masing.

Keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil evaluasi bidang pembinaan dan prestasi yang mempertimbangkan capaian turnamen, performa latihan, pemenuhan Key Performance Index (KPI), serta masa pembinaan di pelatnas.

Tiga atlet yang dipulangkan adalah Jania Novalita Situmorang dan Nabila Cahya Permata Ayu yang kembali ke PB Jaya Raya Jakarta, serta Riska Anggraini yang kembali memperkuat PB Djarum Kudus.

Baca Juga: Pemerintah Bentuk Tim Lintas Lembaga untuk Matangkan Persiapan PON 2028

Langkah tersebut merupakan bagian dari proses evaluasi berkala PBSI dalam menjaga kualitas pembinaan sekaligus memberikan kesempatan bagi atlet lain untuk berkembang di lingkungan Pelatnas Cipayung.

Tags

Terkini