SportlinkNews - PP PBSI mulai memanaskan mesin organisasi dan pembinaan menuju musim kompetisi 2026.
Lewat Rapat Pleno Pengurus Pusat yang digelar di Jakarta, Senin, 25 Mei 2026, federasi bulutangkis Indonesia itu membahas sejumlah program strategis mulai dari penguatan tata kelola organisasi hingga pemerataan pembinaan ke berbagai daerah.
Rapat pleno dipimpin langsung Ketua Umum Fadil Imran dan menjadi forum konsolidasi internal untuk memastikan seluruh program kerja berjalan lebih efektif dan berkesinambungan.
Baca Juga: Rehan/Gloria Comeback di Singapore Open 2026, Bawa Misi yang Belum Tuntas
Salah satu fokus utama dalam pleno kali ini adalah penguatan struktur organisasi. Kepala Bidang Organisasi dan Kelembagaan, M Satria Islami, memaparkan revisi AD/ART beserta langkah tindak lanjut yang akan dilakukan dalam waktu dekat.
Tak hanya membahas internal organisasi, PP PBSI juga mulai menyusun arah pembinaan nasional sepanjang 2026.
Salah satu poin penting yang dibahas adalah keberlanjutan dukungan pendanaan kegiatan ke daerah serta rencana penyelenggaraan turnamen bulutangkis di luar Pulau Jawa.
Baca Juga: Juara Liga Primer Bikin Arsenal Percaya Diri Tatap Final Liga Champions
Langkah tersebut dinilai penting untuk memperluas pemerataan pembinaan sekaligus membuka kesempatan lebih besar bagi atlet-atlet potensial di daerah berkembang.
Di sektor prestasi, pleno turut membahas kesiapan Indonesia menghadapi ajang Asian Junior Championships (AJC).
Kepala Bidang Pembinaan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, mempresentasikan kesiapan atlet, program pendukung, hingga target yang ingin dicapai tim junior Indonesia pada kejuaraan tersebut.
Baca Juga: Antonio Conte Resmi Lepas Jabatan Pelatih Napoli
Selain agenda utama, rapat juga menjadi ruang evaluasi dan diskusi lintas bidang guna menjaga sinkronisasi program organisasi.
PP PBSI menilai soliditas antarbidang menjadi faktor penting untuk menjaga stabilitas prestasi bulutangkis nasional di tengah persaingan internasional yang semakin ketat.
Dalam arahannya di penutupan pleno, Fadil Imran menekankan pentingnya sinergi dan komitmen bersama seluruh pengurus untuk memastikan pembinaan berjalan konsisten dari pusat hingga daerah.
Artikel Terkait
Indonesia Open 2026 Usung Konsep Ala NBA, PBSI Targetkan Kembali Jadi Super 1000 Terbaik Dunia
Target Ambisius PBSI: Thomas Bidik Final, Uber Tembus Semifinal di 2026
PBSI Kaji Sistem Skor 15x3 Usai Disahkan BWF
Sistem Skor Baru Berlaku 2027, PBSI Siapkan Strategi Khusus
Evaluasi Thomas-Uber Cup Ubah Fokus Pembinaan PBSI