Kekompakan Skuad yang Terjaga: Salah satu modal terbesar Yordania adalah stabilitas tim.
Inti skuad yang akan tampil di Piala Dunia 2026 telah bermain bersama selama beberapa tahun sehingga chemistry dan pemahaman antarpemain sudah terbentuk dengan baik.
Kelemahan Timnas Yordania
Meski datang dengan status salah satu tim yang terus berkembang di Asia, Jordania tetap memiliki sejumlah celah yang bisa dimanfaatkan lawan di Piala Dunia 2026. Berikut beberapa titik lemah yang patut menjadi perhatian:
Kehilangan Mesin Gol Utama: Absennya Yazan Al-Naimat menjadi pukulan besar bagi Yordania. Penyerang andalan tersebut mengalami cedera lutut serius pada Desember lalu setelah mencetak sembilan gol sepanjang babak kualifikasi.
Pelatih Jamal Sellami bahkan menyebut Al-Naimat sebagai pemain yang "tidak bisa digantikan", menunjukkan betapa vital perannya dalam skema serangan tim.
Baca Juga: Inggris 1 Selandia Baru 0: Tiga Singa Memulai Petualangan dengan Kemenangan, Penggemar Menjerit Harga Tiket Gila-gilaan
Rentan Terhadap Serangan Balik Cepat: Salah satu kelemahan paling mencolok Yordania adalah saat menghadapi lawan yang mengandalkan transisi cepat.
Kecepatan pemain sayap lawan sering kali mampu mengeksploitasi ruang yang ditinggalkan ketika mereka kehilangan bola di area tengah.
Recovery Bertahan Masih Lambat: Ketika gagal menguasai bola, para pemain Yordania terkadang terlambat kembali ke posisi bertahan.
Situasi ini membuka peluang bagi lawan untuk melancarkan serangan langsung sebelum struktur pertahanan mereka kembali terbentuk dengan sempurna.
Kesulitan Mengantisipasi Umpan Terobosan: Blok pertahanan Yordania beberapa kali terlihat rapuh menghadapi gelandang kreatif yang mampu mengirim umpan vertikal ke area berbahaya.
Baca Juga: Soroti Masa Transisi Real Madrid, Clarence Seedorf Minta Publik Bersabar Hadapi Paceklik Trofi
Umpan terobosan ke jantung pertahanan sering menjadi sumber ancaman bagi tim berjuluk Al-Nashama tersebut.
Jadwal Pertandingan Penyisihan Grup
16 Juni 2026 - Austria v Jordania (San Francisco Bay Area, Santa Clara)
22 Juni 2026 - Jordania v Algeriania (San Francisco Bay Area, Santa Clara)
27 Juni 2026 - Jordan v Argentina (Dallas Stadium, Texas)
Peluang
Jordania harus bersiap menghadapi tantangan besar karena tergabung dalam Grup J yang berisi tim-tim berpengalaman.
Mereka akan bersaing dengan juara bertahan serta negara-negara kuat dari benua lain untuk memperebutkan tiket ke babak gugur.
Baca Juga: Soroti Masa Transisi Real Madrid, Clarence Seedorf Minta Publik Bersabar Hadapi Paceklik Trofi
Kunci utama keberhasilan mereka terletak pada kemampuan meraih kemenangan penting saat bertemu Austria atau menahan imbang Aljazair.
Selain faktor teknis, dukungan luar biasa dari komunitas Arab di Amerika Utara juga akan memberikan suntikan semangat bagi para pemain.
Argentina akan menjadi ujian terberat bagi Jordania. Menghadapi tim peringkat teratas dunia ini, target realistis mereka adalah mencoba mencuri poin atau setidaknya meminimalisir selisih gol yang tercipta.
Walaupun datang sebagai tim debutan, Jordania dikenal memiliki mentalitas petarung yang sangat kuat di lapangan.
Peluang untuk melangkah ke babak 32 besar masih terbuka lebar, baik sebagai runner-up maupun melalui jalur peringkat ketiga terbaik.
Baca Juga: Coret Lennart Karl Akibat Cedera, Julian Nagelsmann Puji Bakat Assan Ouedraogo
Keberadaan suporter di stadion diprediksi akan bertindak sebagai "pemain ke-12" yang membantu perjuangan tim asuhan Jamal Sellami.
Dengan persiapan matang dan dukungan moral yang kuat, sang "Kuda Hitam Asia" ini siap memberikan kejutan di panggung dunia.
Prediksi
Timnas Yordania diprediksi akan menghadapi jalan terjal pada debut mereka di Piala Dunia 2026. Tergabung di Grup J bersama juara bertahan Argentina, Austria, dan Aljazair, Al-Nashama harus bekerja ekstra keras untuk menjaga peluang lolos ke fase gugur.
Di atas kertas, persaingan paling realistis bagi Yordania adalah memperebutkan posisi ketiga grup.
Artikel Terkait
Piala Dunia 2026 Menanti Messi dan Mbappe Pecahkan Rekor
Tiga Pemain Cedera dalam Sehari, Ambyar Tampi di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026: Pemain Jepang Terlibat Skandal Pelecehan Seksual
FIFA Ultimatum 60 Penggemar yang Menerima Tiket Gratis ke Piala Dunia
Media Italia Soroti Juventus yang Kepincut Alexander Sorloth, Atletico Madrid Tunggu Piala Dunia Kelar