Pantai Gading Jadi Tolok Ukur Kekuatan Jerman di Piala Dunia 2026

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Sabtu, 20 Juni 2026 | 22:01 WIB
Pantai Gading akan menguji kekuatan Jerman di Piala Dunia 2026, pada Minggu, 21 Juni 2026.
Pantai Gading akan menguji kekuatan Jerman di Piala Dunia 2026, pada Minggu, 21 Juni 2026.

SportlinkNews - Timnas Jerman akan menghadapi ujian sesungguhnya saat berjumpa Pantai Gading pada laga kedua Grup E Piala Dunia 2026, Minggu dini hari, 21 Juni WIB.

Setelah membuka turnamen dengan kemenangan telak 7-1 atas Curacao, skuad asuhan Julian Nagelsmann kini ditantang lawan yang jauh lebih kuat dan terorganisir.

Kemenangan besar atas Curacao membawa Jerman ke puncak klasemen sementara Grup E dengan tiga poin.

Baca Juga: Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Arda Guler Sampaikan Permohonan Maaf

Hasil tersebut sekaligus meredakan tekanan yang membayangi Die Mannschaft setelah dua edisi Piala Dunia sebelumnya berakhir mengecewakan dengan kegagalan lolos dari fase grup pada 2018 dan 2022.

Dalam laga pembuka, Jerman tampil impresif dengan permainan menyerang yang cepat, variatif, dan efektif. Namun, Curacao dianggap belum mampu memberikan gambaran nyata mengenai kekuatan Jerman di turnamen ini.

Tantangan yang lebih berat menanti saat mereka menghadapi Pantai Gading, tim yang sedang menikmati performa konsisten di bawah arahan pelatih Emerse Fae.

Baca Juga: Shin Tae-yong Beberkan Strategi Khusus Redam Tekanan di Persija Jakarta

Wakil Afrika itu memulai kampanye mereka dengan kemenangan 1-0 atas Ekuador, hasil yang memperpanjang catatan positif menjadi sembilan kemenangan dalam 12 pertandingan terakhir di semua kompetisi.

Selain dikenal memiliki kekuatan fisik, Pantai Gading juga menunjukkan organisasi permainan yang disiplin dan pragmatis.

Pertahanan mereka menjadi salah satu senjata utama dengan rata-rata hanya kebobolan 0,5 gol per pertandingan dalam periode tersebut.

Baca Juga: Saddil Ramdani Petik Pelajaran Taktik dari Gelaran Piala Dunia 2026

Meski demikian, Pantai Gading datang ke laga ini dengan masalah di lini belakang. Bek tengah andalan Evan Ndicka dilaporkan mengalami cedera hamstring dan berpeluang besar absen.

Kehilangan pemain penting tersebut dapat menjadi celah yang dimanfaatkan Jerman, terutama mengingat produktivitas lini serang mereka yang sedang berada dalam performa terbaik.

Jerman sendiri memasuki Piala Dunia 2026 dengan modal enam kemenangan beruntun di turnamen resmi. Dalam rentang tersebut, mereka mencetak rata-rata 3,83 gol per pertandingan dan hanya kebobolan 0,33 gol.

Baca Juga: Toni Firmansyah Usung Target Tinggi bersama Persebaya Surabaya

Peran lini tengah diperkirakan kembali menjadi kunci permainan Die Mannschaft.

Kemampuan mereka mengontrol tempo dan membangun serangan akan diuji oleh sistem pertahanan rapat Pantai Gading yang siap mengandalkan serangan balik cepat.

Kemenangan atas Pantai Gading tidak hanya akan membawa Jerman semakin dekat ke babak gugur, tetapi juga menjadi pernyataan kuat bahwa mereka siap mengakhiri kutukan fase grup dan kembali bersaing sebagai kandidat juara dunia.

Baca Juga: Gavi Ungkap Skuad Spanyol Terkejut Marc Cucurella Gabung Real Madrid

Tekanan besar

Sementara itu, pertandingan lain di Grup E akan mempertemukan Ekuador melawan Curacao. Ekuador berada dalam tekanan setelah kalah tipis 0-1 dari Pantai Gading pada laga pembuka.

Wakil Amerika Selatan tersebut wajib meraih kemenangan untuk menjaga peluang lolos ke fase berikutnya. Dengan pengalaman dan kualitas skuad yang lebih baik, Ekuador diprediksi mampu mengendalikan jalannya pertandingan.

Jika tampil sesuai potensi terbaiknya, tiga poin menjadi target mutlak sebelum menghadapi laga penentuan pada pertandingan terakhir grup.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: VN Express

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X