Momen pada menit ketiga itu terbukti krusial dalam merusak ritme serangan kilat yang sengaja diterapkan oleh tim nasional Ekuador sejak awal. Room menegaskan keberhasilan menjaga kesucian gawang timnya tidak lepas dari komunikasi solid antarlini sepanjang laga.
"Penyelamatan pertama itu, suasana pertandingan langsung tercipta, begitu pula bagi tim. Itu memberi saya kepercayaan diri dan saya berkembang. Kami semua berkembang. Ini adalah upaya tim," ujarnya.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Di Balik Kemenangan Besar Belanda, Virgil van Dijk Kehilangan Rasa
Jadwal Pertandingan Piala Dunia 2026 Grup G dan Grup H, Arab Saudi Siap Ladeni Spanyol
Belanda Libas Swedia, Ronald Koeman Mengaku Lebih Tenang
Tumbangkan Tunisia, Jepang Catat Rekor Kemenangan Baru di Pertandingan ke-1.000 Piala Dunia
Luis de la Fuente Minta Publik Setop Bandingkan Lamine Yamal dengan Messi dan Maradona